Wednesday, 21 Zulqaidah 1440 / 24 July 2019

Wednesday, 21 Zulqaidah 1440 / 24 July 2019

Feedloter Pastikan Stok Daging Cukup untuk Lebaran

Ahad 04 Jun 2017 18:53 WIB

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Andi Nur Aminah

Pedagang memotong daging sapi yang di jual di pasar (ilustrasi)

Pedagang memotong daging sapi yang di jual di pasar (ilustrasi)

Foto: Republika/Agung Supriyanto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan penggemukan sapi atau feedloter memastikan stok daging cukup untuk memenuhi lonjakan konsumsi masyarakat selama Ramadhan dan Lebaran mendatang. "Ketersediaan pasokan serta harga daging pada Ramadhan hingga Idul Fitri mendatang relatif stabil," ucap Presiden Direktur PT Bina Mentari Tunggal (KIBIF), Juan Permata Adoe, lewat keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Ahad (4/6).

Hal itu disampaikan Juan saat mendampingi Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita yang tengah meninjau peternakan dan rumah potong hewan milik KIBIF di Subang, Jawa Barat. Sapi yang diternakkan KIBIF merupakan hasil penggemukan sapi bakalan yang sebagian besar diimpor dari Australia. Proses penggemukkan sapi dilakukan rata-rata selama 120 hari.

Juan mengatakan, harga sapi hidup saat ini berada pada kisaran Rp 40 ribu hingga Rp 43 ribu per kilogram. Menurutnya, harga yang cukup tinggi itulah yang menyebabkan Harga Pokok Produksi (HPP) daging sapi segar berada di atas Rp 100 ribu per kilogram. "Padahal seharusnya HPP daging berkisar 2,25 hingga 2,5 dikali HPP sapi hidup," katanya.

Kendati begitu, Juan menyebut saat ini KIBIF tetap memasok daging segar yang dijual oleh retailer dengan harga Rp 90 ribu per kilogram. Sementara untuk daging beku, harganya mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah yakni Rp 80 ribu per kilogram.

Agar daging murah dapat lebih mudah dijangkau oleh masyarakat, Juan mengatakan, pihaknya rutin membuka outlet  di arena car free day, di depan gedung Sarinah, Jalan Thamrin, Jakarta. Berdasarkan data Kementerian Pertanian, ketersediaan sapi lokal siap potong hingga Juni 2017 berjumlah 356.620 ekor atau setara dengan 62.400 ton daging.

Sementara, posisi stok daging impor hingga 18 Mei 2017 lalu mencapai 70.518 ton. Terdiri atas sapi siap potong 116.417 ekor atau setara 23.167 ton, daging sapi impor 12.025 ton dan daging kerbau impor milik Bulog 35.326 ton.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA