Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Sudirman Said Ajak Move On Bereskan Sektor Migas

Jumat 22 May 2015 21:55 WIB

Rep: C84/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Menteri ESDM Sudirman Said.

Menteri ESDM Sudirman Said.

Foto: Republika/Yasin Habibi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said meminta agar tidak lagi terjadi dikotomi orang baru dan orang lama dalam memecahkan persoalan tata kelola minyak dan gas (migas) Indonesia saat ini.

Segala macam persoalan yang menjangkiti sektor Migas di masa lalu menurutnya harus diakhiri dan saatnya untuk melakukan perubahan.

"Stop diskusi dikotomi orang baru orang lama, orang luar orang dalam. Kami di pemerintahan selalu pikirkan gimana lakukan breakthrough, bagaimana caranya bangun kapasitas supaya eksploeasi bisa dilakukan. Breakthrough akan dilakukan sepanjang sesuai peraturan," ujarnya dalam acara The 39th Indonesia Petroleum Associaton (IPA) Convention and Exhibition di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Jumat (22/5).

Sebagai penanggung jawab sektor Migas, Sudirman mengatakan dirinya akan selalu terbuka menerima kritik yang datang dan akan mengerjakan apa yang bisa ia kerjakan.

Perihal tentang latar belakangnya yang tidak datang dari sektor Migas, Sudirman menyatakan justru dengan hadirnya orang dari luar migas merupakan kesempatan besar menata ulang Migas yang tidak lagi dipengaruhi oleh kepentingan-kepentingan di masa terdahulu.

"Mungkin saja saya dan Pak Amien (SKK Migas) tidak tahu migas. Tapi saya ingin gunakan passion saya supaya industri ini tertata dengan baik. Kalau ada yang katakan ESDM diurus oleh orang bukan migas mungkin sekarang waktu yang baik supaya tidak ada beban masa lalu untuk perbaikan," lanjutnya.

"Kita ingin terus berdialog dengan stakeholder. Perbaiki tatanan lalu bersama move ke depan," sambung Sudirman.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA