Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Mentan Inginkan Jeneponto Jadi Sentra Produksi Jagung di Indonesia

Ahad 05 Apr 2015 22:18 WIB

Rep: c84/ Red: Maman Sudiaman

Jagung

Jagung

Foto: Republika/Adhi Wicaksono

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kedatangan Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Desa Mangepong, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (4/4) lalu disambut hangat para warga dan kelompok tani.

Kehadiran Amran bersama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Anggota Komisi IV DPR RI Hamka B Kady, Ketua DPRD Sulsel Moh. Roem, dan Pangdam VII Wirabuana Mayjen Bachtiar sendiri dalam rangka Panen Raya Jagung NK 212 di yang terletak sekitar 91 Km dari Makassar. Ia berharap lebih pada Jeneponto untuk memberikan kontribusi lebih maksimal untuk sektor jagung nasional.

"Kita memberikan bantuan benih jagung 450 ton, Insya Allah kalau kurang kita akan tambah. Kita akan menjadikan Jeneponto sebagai sentra produksi jagung secara nasional bukan hanya Sulawesi Selatan," ujar Amran.

Selain itu, bantuan lain juga diberikan seperti tambahan lahan tambahan lahan untuk jagung sebesar 10 ribu Ha dari yang sebelumnya 6.000 hektare. Ia juga mengatakan telah menyetujui dua bendungan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan Kabupaten Wajo, Sulsel. Sedangkan, untuk bendungan di Jeneponto, ia mengaku belum mengecek dan baru akan melihatnya terlebih dahulu.

Ia menambahkan, Sulsel memiliki potensi besar dalam pertumbuhan ekonomi daerahnya yang dapat mencapai 8,2 persen. Hal itu katanya dikatakan Presiden Jokowi berkali-kali dan patut dicontoh.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA