Kamis, 15 Zulqaidah 1440 / 18 Juli 2019

Kamis, 15 Zulqaidah 1440 / 18 Juli 2019

Kenaikan BI Rate Dinilai Terlalu Cepat

Kamis 27 Nov 2014 20:31 WIB

Rep: C75/ Red: Indira Rezkisari

BI Rate (ilustrasi)

BI Rate (ilustrasi)

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisaris Independen Permata Bank, A Tony Prasetiantono menilai keputusan Bank Indonesia menaikan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 7,75 persen terlalu cepat.

Bahkan, keputusan tersebut dianggap mendahului Badan Pusat Statistik (BPS) yang menerbitkan tentang inflasi. "Soal BI Rate itu mendahului BPS mengenai inflasi di bulan November," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (27/11).

Ia menuturkan, sebaiknya BI tidak perlu menaikkan BI Rate untuk memproteksi inflasi dan nilai kurs rupiah. Pasalnya, masih terdapat sentimen positif tanpa harus menaikkan BI Rate seperti fiskal.

"Sebaiknya BI Rate itu di awal Desember," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA