Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Minimalisir Angka Pengangguran Jadi Fokus Pemerintah

Selasa 29 Mar 2011 13:38 WIB

Rep: Yasmina Hasni/ Red: Djibril Muhammad

Hatta Radjasa

Hatta Radjasa

Foto: Yogi Ardhi/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR - Pemerintah semakin fokus dalam upayanya mengurangi angka pengangguran. Bahkan, mulai 2011, targetnya angka pengangguran menjadi satu juta pertahun. "Dimana tahun 2010 capaian kita, terjadi pengurangan nettnya 0,7 juta," kata Menko Perekonomian, Hatta Rajasa dalam sambutannya saat membuka rapat kerja pemerintah di Istana Bogor, Selasa (29/3).

Sepanjang 2010, ujarnya, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,1 persen maka pemerintah dapat menciptakan lapangan kerja sebanyak 3,3 juta. Dengan demikian ada nett 0,7 juta existing atau pengangguran setelah seluruh tenaga kerja baru terserap.

Hal itu menjadi salah satu fokus yang akan dibahas dalam RKP dan pagu indikatif 2012. Disamping itu, paparnya, program utama lain yang menjadi inisiatif baru dan harus dilaksanakan adalah program pemerintah untuk meningkatkan surplus beras menjadi 10 juta ton, yang juga harus dimulai gerakannya pada tahun ini.

Hatta juga mengatakan, fokus pogram-program dalam rapat ini, merupakan program yang betul-betul bisa memberikan dampak pada pertumbuhan dan program perlindungan sosial. Artinya, pemerintah terus mengupayakan untuk mengamankan pertumbuhan, dan indikator-indikator makro yang telah ditetapkan bersama dengan DPR tahun 2011.

Selain itu juga, kata dia, bagaimana hasil dari pemanfaatan dari penghematan yang telah dilakukan sepanjang 2011, untuk program-program prioritas. Seperti diketahui, ada program inisiatif baru yang disampaikan presiden SBY, yakni program 6 plus 3 atau cluster keempat. "Tentu tidak semua cluster tersebut dapat kita laksanakan pada tahun 2011 ini. Namun demikian, 4 program di dalam cluster ke enam sudah dapat kita mulai pada tahun 2011 ini," ujarnya.

RKP tersebut, diikuti oleh seluruh Menteri, Jaksa agung, kapolri, dan lembaga pemerintahan kementerian dan hampir seluruh anggota kabinet di bersatu II.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA