Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Distribusi Listrik dan BBM di Manokwari Dipastikan Lancar

Selasa 20 Aug 2019 13:03 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Gita Amanda

Kondisi gedung DPRD Papua Barat yang terbakar pascakerusuhan di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/02/2019).

Kondisi gedung DPRD Papua Barat yang terbakar pascakerusuhan di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/02/2019).

Foto: ANTARA FOTO
Meski beberapa kantor BUMN mengalami kerusakan aktivitas pelayanan tetap dilakukan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan aktivitas dan layanan listrik dan bahan bakar minyak oleh Perusahaan Listrik Nergara (PLN) dan Pertamina di Manokwari dan beberapa wilayah Papua berjalan dengan baik. Meski terdapat beberapa kantor BUMN yang mengalami kerusakan, aktivitas pelayanan tetap dilakukan hingga situasi masyarakat setempat kondusitf.

"Kami memastikan aktivitas BUMN di Manokwari dan kota-kota di Papua berjalan baik. BUMN tetap menjaga pelayanan, terutama yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat seperti listrik dan pasokan BBM," kata Deputi Bidang Jasa Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN, Gatot Trihargo di Jakarta, Selasa (20/8).

PT PLN (Persero) melaporkan, pasokan listrik pada sistem Sorong dan Manokwari saat ini tetap aman. Semua penyulang dalam kondisi normal meski sebelumnya sempat terdapat penyulang express yang dilepas. Hal itu lantaran adanya aksi pembakaran di bawah jaringan. Kendati demikian, peristiwan tersebut tidak membuat adanya pengurangan beban listrik.

Saat ini beban puncak Sorong sebesar 35 megawatt (MW) dengan daya mampu 50 MW. Sementara itu, daya mampu di Manokwari sebesar 17,6 MW dan beban puncak malam 23 MW karena ada penyulang yang sedang diperbaiki.

Sementara itu, kata Gatot, PT Pertamina (Persereo) melaporkan ketahanan stok BBM di Terminal BBM Jayapura, Terminal BBM Manokwari, DPPU Sentani dan DPPU Rendani dalam kondisi baik dan aman. Namun, aktivitas penyaluran BBM di Manokwari sampai saat ini masih terhambat dengan terblokirnya jalan di dua titik akses dari dan menuju Terminal BBM Manokwari.

Pertamina terus memantau kondisi untuk melakukan penyaluran BBM. Untuk menjaga keamanan, terdapat personel kepolisian di Terminal BBM baik di Jayapura maupun di Manokwari. Selain itu, Pertamina telah berkordinasi dengan TNI untuk penambahan pengamanan sampai situasi kembali aman dan kondusif.

Khusus di Jayapura, Terminal BBM Jayapura melakukan penyaluran BBM ke lembaga penyalur dengan jadwal yang lebih awal untuk mencegah terhambatnya akses jalan ke SPBU wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura. "Pertamina mengupayakan penyaluran dapat terus dilakukan khususnya untuk kebutuhan masyarakat di lembaga penyalur," ujarnya.

Adapun untuk penyaluran menuju wilayah Sentani di Kabupaten Jayapura untuk Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Sentani, untuk sementara dihentikan sampai kondisi kembali kondusif. Meski begitu, ketahanan stok avtur di DPPU Sentani dalam kondisi baik dan aman.

Jaringan Telekomunikasi

Gatot menambahkan, dalam layanan komunikasi, PT Telkom Indonesia melaporkan perangkat telekomunikasi TelkomGroup seperti jaringan backbone dan jaringan akses dalam kondisi aman.

Layanan telekomunikasi baik Telkom maupun Telkomsel tetap berjalan normal. "Meskipun layanan Telkomsel sempat mengalami gangguan di sejumlah titik lokasi beberapa saat dikarenakan adanya pemadaman listrik di Manokwari dan Sorong, namun layanan sudah kembali normal," ujarnya.

Saat ini, karyawan dalam kondisi siaga mengamankan perangkat dan layanan TelkomGroup dengan memastikan ketersediaan cadangan bahan bakar dan catuan listrik. Perseroan juga terus berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA