Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Rencana KEK Pangandaran Terganjal Administrasi

Rabu 03 Apr 2019 12:30 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Indira Rezkisari

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Foto: Republika/Edi Yusuf
KEK Pangandaran direvisi agar tak hanya berkonsep KEK pariwisata.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Rancangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pangandaran terganjal masalah administrasi. Menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, KEK Pangandaran tak disetujui pemerintah pusat karena tak sesuai syarat. Yakni, KEK harus memiliki minimal dua potensi.

Menurut Emil, nenyiasati hal itu, Pemrov Jabar pun akan merevisi KEK Pangandaran yang semula berkonsep KEK pariwisata menjadi KEK pariwisata dan kemaritiman. "Kendala semacam itu wajar, Jabar belum memiliki KEK. Kan yang menyetujuinya bukan kami ada lintas kementerian," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil, kepada wartawan, Selasa petang (2/4).

Menurut Emil, salah satu syarat KEK tidak bisa 100 persen pariwisata karena harus ada tambahan. "Kalau Pangandaran kan kemaritiman maka 80 persen pariwisata 20 persen tentang industri teknologi kemaritiman," katanya.

Emil mengatakan, KEK Pangandaran dan Cikidang jadi dua lokasi yang didorong untuk jadi KEK pertama di Jabar. Ia pun tak mempermasalahkan soal mana yang akan lebih dulu ditetapkan jadi KEK.

"Mana saja dua-duanya kan didorong. Ini masalah penjadwalan saja, administrasi. Jadi kita harus paham bayi pertama butuh penyesuaian setelah nanti lulus polanya akan lebih mudah," katanya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, dengan adanya kendala pada KEK Pangandaran, kemungkinan besar Cikidang bakal jadi KEK pertama di Jabar. Menurutnya, Cikidang sudah memenuhi aspek administrasi dengan dua potensi yakni pariwisata dan pendidikan tinggi. Ia menargetkan, KEK Cikidang akan selesai pada September 2019 mendatang.

"Kalau mau diukur enam bulan lah, kalau start sekarang kita harapkan September bisa kita dapatkan KEK pertama di Jabar," kata Arief.

Arief pun berjanji mengawal perjalanan Jawa Barat memiliki KEK pertama. Ia, akan membuat tim khusus KEK Jabar yang ia ketuai sendiri.

"Saya janji akan kawal. Saya sudah instruksikan hari ini membuat tim khusus yang ketuanya Menpar untuk KEK Pariwisata di Kemenpar," katanya.

Kemudian, kata dia, baru nanti nanti maju ke Menko Perekonomian untuk Cikidang dan Pangandaran serta tujuh lokasi yang diusulkan akan dikawal oleh dirinya sendiri.

"Karena saya sangat ingin Jabar punya KEK. Saya sangat yakin provinsi pariwisata sebenarnya itu Jabar," katanya.



Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA