Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Pertamina Mulai Operasikan Dua SPBU Trans Jawa KM 519

Rabu 20 Feb 2019 17:04 WIB

Red: Gita Amanda

Pertamina

Pertamina

Kedua SPBU akan mulai beroperasi pada 17 Februari.

REPUBLIKA.CO.ID, SRAGEN -- PT Pertamina (Persero) mulai mengoperasikan sebanyak dua SPBU di tempat peristirahatan Tol Trans-Jawa kilometer (KM) 519 A dan B. Ia mengatakan untuk SPBU di KM 519 A sudah beroperasi pada tanggal 17 Februari 2019, sedangkan SPBU di KM 519 B mulai beroperasi pada Rabu  (20/2) ini.

"Dua SPBU di ruas Solo-Ngawi dan satu SPBU di ruas Ungaran ini berdampingan langsung dengan rest area yang ada di sepanjang Tol-Trans Jawa," kata Manajer Cabang Pertamina Yogyakarta dan Surakarta Teuku Johan Miftah di sela kunjungannya di rest area KM 519 A, Rabu.

Menurut dia, untuk masing-masing SPBU ini menyediakan produk pertalite, pertamax, bio solar, dan dexlite. Ia mengatakan untuk masing-masing produk disiapkan 60 KL untuk memenuhi kebutuhan pengendara di jalan tol.

Ia memastikan daya tampung tersebut mampu mencukupi kebutuhan pengendara tol di Ruas Solo-Ngawi. Sementara itu, dengan dibukanya kedua SPBU tersebut hingga saat ini telah ada tiga SPBU permanen yang beroperasi di wilayah Jawa Tengah, yaitu satu SPBU di KM 429 ruas A Semarang-Kartasura dan dua SPBU di KM 519 ruas A dan B.

"Meskipun di wilayah Jawa Tengah telah ada tiga SPBU permanen, kami masih mengoperasikan SPBU modular dan mobile dispenser," katanya.

Ia mengatakan untuk SPBU Modular tersebut dioperasikan di KM 282 ruas B Pemalang-Pejagan), KM 360 ruas B Pemalang-Batang, dan KM 379 ruas A Batang-Semarang. Sedangkan mobile dispenser dioperasikan di KM 275 ruas A Pejagan-Pemalang dan KM 391 ruas A Batang-Semarang.

Untuk volume konsumsi BBM khusus di ruas tol secara keseluruhan di wilayah MOR IV, dikatakannya, saat ini mencapai 3-4 kilo liter per hari.

Baca Juga

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA