Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Total Jalan Tol Terbangun Capai 782 Kilometer

Kamis 21 Feb 2019 16:14 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Friska Yolanda

Pekerja dengan mengendarai kendaraan melintas di proyek pembangunan ruas tol Cinere - Cengkareng atau Tol Jakarta Outer Ring Road II (JORR II) sesi ruas Serpong - Kunciran di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (27/11/2018).

Pekerja dengan mengendarai kendaraan melintas di proyek pembangunan ruas tol Cinere - Cengkareng atau Tol Jakarta Outer Ring Road II (JORR II) sesi ruas Serpong - Kunciran di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (27/11/2018).

Foto: Antara/Muhammad Iqbal
Tahun ini, pemerintah menargetkan pembangunan tol sepanjang 1.070 kilometer.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat, kurun waktu 2015-2018 total jalan tol yang terbangun mencapai sepanjang782 kilometer. Capaian tersebut mulai mendekati target pembangunan jalan tol kurun waktu 2015-2019 sepanjang 1.000 kilometer.

Baca Juga

“Ini jalan berbayar karena kategori jalan tol. Ini dibangun juga dari investasi,” kata Kepala Dirjen Bina Marga, Kementerian PUPR, Sugiyartanto dalam Konferensi Pers di Jakarta, Kamis (21/2).

Tahun ini, lanjut Sugi, pihaknya kembali menargetkan pembangunan jalan tol sepanjang 1.070 kilometer sehingga diproyeksikan total pembangunan jalan tol mencapai panjang 1.852 kilometer.

Target tersebut, jauh melampaui dari target yang ditetapkan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2015-2019. Ia mencontohkan, jalan tol yang dapat diresmikan dalam waktu dekat yakni tol Cibitung-Cilincing, Cibitung-Cimanggis, dan serta tiga ruas tol JORR II yang seluruhnya berada di wilayah Jawa.

Sementara di luar Jawa, Sugi menyebut, terdapat tol Manado-Bitung di Sulawesi Utara serta tol Balikpapan-Samarinda di Kalimatan. Seluruh jalan tol tersebut, jika diakumulasikan dengan tol yang telah beroperasi saat ini akan lebih dari target RPJMN.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA