Selasa, 22 Syawwal 1440 / 25 Juni 2019

Selasa, 22 Syawwal 1440 / 25 Juni 2019

Pertamina Jamin Stok BBM Maluku-Papua Aman

Selasa 18 Des 2018 22:28 WIB

Red: Gita Amanda

Pertamina

Pertamina

Pertamina menyiapkan langkah antisipasi dengan menambah tonase.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Manajemen PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua memperkuat stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jelang perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.   

"Pertamina menyiapkan langkah antisipasi dengan menambah tonase (kapasitas muat) kapal menjadi 20 unit dan menaikkan ketahanan stok di TBBM MOR VIII, Gasoline sebesar 9 persen, Gasoil sebesar 15 persen, Kerosene 15 persen dan Avtur 10 persen," ujar General Manager Pertamina MOR VIII, Iin Febrian, di Jayapura, Selasa (18/7).    

Ia menyebut pada periode satgas Natal dan Tahun Baru 2019, penyaluran gasoline (bensin) di Provinsi Papua diprediksi mengalami kenaikan dengan rata-rata sebesar tiga persen dari permintaan harian, konsumsi tertinggi pada H-11 sebesar 1.158 KL.  

Lalu penyaluran gasoil (bahan bakar diesel) diprediksi mengalami penurunan dengan rata-rata sebesar 15 persen dari permintaan harian. Konsumsi tertinggi pada H-8 sebesar 463 KL.    

"Selanjutnya konsumsi Gasoil cenderung menurun menjelang hari H dan kembali mengalami peningkatan pada H+3 sebesar 499 KL dari permintaan harian (rata-rata 3 bulan terakhir sebesar 367 KL)," kata dia.    

Penyaluran kerosene (minyak tanah) Provinsi Papua mengalami peningkatan dengan rata-rata sebesar 3 persen dari permintaan harian. Konsumsi tertinggi pada H-13 sebesar 367 KL, selanjutnya konsumsinya cenderung menurun menjelang hari H.    

Namun, konsumsi minyak tanah akan kembali mengalami peningkatan pada H+14 sebesar 367 KL dari permintaan harian (rata-rata 3 bulan terakhir sebesar 223 KL).    

"Untuk Avtur (bahan bakar pesawat), Konsumsi Avtur di Papua di periode ini diprediksikan mengalami kenaikan sebesar 5.8 persen dibandingkan permintaan Normal menjadi 14.500 KL," kata Febrian. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA