Sabtu, 9 Rabiul Awwal 1440 / 17 November 2018

Sabtu, 9 Rabiul Awwal 1440 / 17 November 2018

Satgas Pangan: Kenaikan Harga Pangan Bukan Ulah Kartel

Selasa 13 Mar 2018 19:56 WIB

Red: Nidia Zuraya

Pedagang pasar, ilustrasi

Pedagang pasar, ilustrasi

Foto: Musiron/Republika
Faktor cuaca menurut Satgas Pangan menjadi salah satu penyebab harga pangan naik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kenaikan harga sejumlah bahan pangan ditanggapi oleh Satgas Pangan. Kepala Satgas Pangan Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan bahwa pihaknya belum menemukan adanya ulah kartel pangan yang menyebabkan naiknya harga sejumlah bahan pokok.

"Kami belum lihat ada faktor kartel yang mempengaruhi distribusi (sembako)," kata Irjen Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/3).

Pihaknya pun menggelar rapat dengan Kementerian Perdagangan untuk membahas masalah ketersediaan dan distribusi telur ayam, daging sapi dan bawang putih.  Terkait kenaikan harga cabai, menurut Kadivhumas Polri ini, lebih disebabkan oleh faktor cuaca. Sejumlah daerah sentra produksi cabai seperti di Magelang, Wonosobo, Temanggung (Jawa Tengah) dan Blitar (Jawa Timur) mengalami gagal panen karena cuaca buruk.

"(Keberhasilan panen) cabai itu karena cuaca. Kalau cuaca buruk, tidak sempat dipanen, cabai rusak," katanya.

Kondisi yang sama, ungkap Setyo, juga terjadi pada bawang merah yang harganya naik disebabkan oleh gagal panen akibat faktor cuaca di sentra produksi. "Di Brebes kan banjir. Kalau banjir ya rusak. Pengelolaan pascapanen penting," katanya.

Sementara kenaikan harga bawang putih disebabkan sebagian besar kebutuhan dalam negeri yang masih bergantung pada pasokan bawang putih impor. "Jadi tergantung pasokan impor," katanya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES