Monday, 22 Ramadhan 1440 / 27 May 2019

Monday, 22 Ramadhan 1440 / 27 May 2019

PR Besar Pelindo III Perluas Pelabuhan Benoa

Jumat 22 Dec 2017 18:39 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gita Amanda

Haiyang Shiyou 301 bersandari di Pelabuhan Benoa, Bali.

Haiyang Shiyou 301 bersandari di Pelabuhan Benoa, Bali.

Foto: Pelindo III

REPUBLIKA.CO.ID, BENOA -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi  memantau persiapan rencana perluasan Pelabuhan Benoa, Kabupaten Badung Bali. Operator proyek digawangi PT Pelindo III.

Hal ini berkaitan dengan agenda besar pada Oktober 2018.  Indonesia atau khususnya Bali, akan menjadi tuan rumah gelaran Annual Meetings International Monetary Fund (IMF)-World Bank 2018. Budi menerangkan sekitar 17 ribuan orang akan mengunjungi Pulau Dewata. Pelabuhan Benoa menjadi salah satu infrastruktur yang bakal dipakai pengunjung.

"Pasti mereka menyempatkan diri untuk berlayar, dan sebagainya. Oleh karena itu, Pelindo punya waktu 10 bulan untuk membangun," kata Menhub, di Benoa, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (22/12).

Budi menjelaskan, proyek tersebut baru mulai dilakukan pada Januari tahun depan. Ia meminta operator tersebut hati-hati dalam memakai skema reklamasi. Ia juga mendukung pembangunan terminal penumpang.

"Saya sarankan, hal-hal yang berkaitan dengan penumpang, harus diutamakan," ujarnya.

Ia melihat target besar Pelindo meningkatkan kapasitas tampung penumpang. Dari yang biasanya 69 ribu orang per tahun, menjadi 320 ribu. Pemerintah, lanjut Budi, siap bekerja sama.

"Saya meminta KSOP, Airnav, Syahbandar, mendukung kegitan ini. Mereka harus memberikan rekomendasi sesuai planning Pelindo. Insya Allah, Oktober 2018, sandar untuk penumpang, dan terminal sudah selesai," tutur Budi.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA