Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

AP I Tunda Pemeliharaan Landasan Pacu Ngurah Rai

Kamis 15 Jun 2017 13:01 WIB

Red: Hazliansyah .

Sejumlah pesawat berada di Bandar Udara Ngurah Rai, Bali, Rabu (18/5). (Republika / Yasin Habibi)

Sejumlah pesawat berada di Bandar Udara Ngurah Rai, Bali, Rabu (18/5). (Republika / Yasin Habibi)

Foto: Republika/ Yasin Habibi

REPUBLIKA.CO.ID, KUTA, BALI -- PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menunda sementara pemeliharaan landasan pacu untuk memberikan kelancaran arus mudik di bandara setempat.

"Khusus Lebaran ini kami 'hold' (tunda) dulu, kami akan (fokus) melayani dulu," kata General Manajer PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi ketika membuka posko Lebaran di bandara setempat di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Kamis.

Menurut Yanus pemeliharaan berupa penebalan atau "overlay" landasan pacu itu dijadwalkan berlangsung mulai pukul 02.00 hingga pukul 07.00 Wita, di saat lalu lintas penerbangan tidak begitu padat.

Penundaan pemeliharaan landasan pacu itu, kata dia, rencananya akan dilakukan mulai Selasa (20/6) hingga 11 Juli 2017 atau hingga masa arus mudik dan balik Lebaran selesai.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, lanjut dia, sebelumnya telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk memberikan pelayanan maksimal dalam arus mudik Lebaran agar tidak ada penundaan atau pembatalan jadwal penerbangan. Sehingga pihaknya mengambil opsi untuk menunda sementara waktu pemeliharaan landasan pacu tersebut.

Yanus menjelaskan bahwa penundaan tersebut tidak mempengarugi kondisi landasan pacu karena pihaknya telah mengantisipasi jauh-jauh hari dengan telah memperbaiki bagian landasan yang berpotensi mengalami kerusakan terlebih dahulu.

Pihaknya juga menyiagakan personel dan peralatan apabila terjadi kerusakan landasan pacu selama musim mudik Lebaran. Hingga saat ini tindak lanjut proses pemeliharaan landasan pacu di bandara setempat baru mencapai sekitar dua persen.


sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA