Wednesday, 4 Zulhijjah 1439 / 15 August 2018

Wednesday, 4 Zulhijjah 1439 / 15 August 2018

Bertepatan dengan Hari Listrik, PLN Terangi Dua Kota di Tanah Papua

Ahad 30 October 2016 11:12 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Budi Raharjo

Petugas PLN memperbaiki jaringan listrik (ilustrasi)

Petugas PLN memperbaiki jaringan listrik (ilustrasi)

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, NABIRE -- Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B) memberikan hadiah khusus Kabupaten Deiyai dan Kabupaten Yahukimo di Propinsi Papua dan Papua Barat. Ini bertepatan dengan momen hari listrik nasional ke-71.

Secara resmi PLN akan mengoperasikan dan mengelola infrastruktur kelistrikan di kedua kabupaten tersebut. Sebelumnya Pemerintah Daerah (Pemda) setempat secara mandiri mengelola dan mengoperasikan sistem kelistrikan di daerah masing-masing. Hal ini merupakan salah satu program PLN WP2B untuk mewujudkan Papua Terang pada 2019.

 

PLN WP2B memiliki empat program dan satu tujuan untuk merealisasikan Papua Terang 2019, yaitu,  pertama melistriki 14 kabupaten di Provinsi Papua dan Papua Barat pada 2016 hingga 2017.  Berikutnya melistriki desa dengan rasio kecamatan atau distrik berlistrik PLN sebesar 100 persen pada 2019 dan rasio desa berlistrik PLN sebesar 100 persen pada 2020.

Selanjutnya  melistriki tiga pulau terluar (yang berpenduduk) pada 2016 hingga 2017. Kemudian meningkatkan jam nyala operasi minimal 18 jam sehari dimulai pada 2016 hingga  2020. Dan satu tujuan yakni meningkatkan Rasio Elektrifikasi hingga 90,22 persen di Provinsi Papua dan Papua Barat

Secara keseluruhan di Propinsi Papua dan Papua Barat, PLN WP2B telah resmi melistriki lima kabupaten. Tiga kabupaten terdahulu, yakni Kabupaten Raja Ampat, Teluk Wondama, Pegunungan Arfak. Dengan demikian, PLN WP2B masih memiliki tugas untuk melistriki sembilan kabupaten lainnya yang belum terlistriki oleh PLN, diantaranya Kabupaten Tambrauw, Intan Jaya, Puncak Jaya, Puncak, Lanny Jaya, Tolikara, Yalimo, Membramo Tengah, dan Membramo Raya.

"Tepat pada Hari Listrik Nasional yang ke-71 ini, PLN secara resmi melistriki dua Kabupaten yaitu kabupaten Deiyai dan Kabupaten Yahukimo. PLN WP2B masih memiliki tugas kedepannya yaitu melistriki sembilan kabupaten lainnya yang belum berlistrik PLN pada 2017 mendatang. Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan juga seluruh masyarakat yang mendukung program Papua Terang, " ujar General Manager PLN WP2B Yohanes Sukrislismono.

Di Kabupaten Deiyai, jumlah pelanggan yang sudah resmi menjadi pelanggan PLN sebanyak 155 pelanggan. Namun potensi penambahan pelanggan bisa sampai dengan kurang lebih 750 pelanggan. Dan untuk mesin pembangkit listrik tenaga diesel, Kabupaten Deiyai memiliki kapasitas daya sebesar 2x500 kW atau 1 megawatt.

Di Kabupaten Yahukimo, jumlah calon  pelanggan PLN sejumlah 237 pelanggan dengan potensi penambahan pelanggan kurang lebih 1.300 pelanggan. Kapasitas daya di Yahukimo terbagi menjadi empat sistem dengan masing-masing kapasitas 1x800 kVA, 1x500 kVA, 1x350 kVA, dan 1x250 kVA.

"Saya berharap dengan masukya listrik di Kabupaten Deiyai ini, anak-anak dapat belajar lebih tekun dan para pegawai bisa bekerja lebih produktif di kantor, serta masyarakat juga bisa lebih produktif lagi kedepannya. Sehingga kami berharap perekonomian di Kabupaten Deiyai ini bisa bertumbuh dengan cepat. Saya juga mohon dukungan kepada masyarakat dan Pemerintah Daerah untuk membantu PLN dalam mengembangkan kelistrikan di Deiyai ini, " kata Direktur Bisnis Regional Maluku dan Papua PLN, Haryanto WS.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Pentas Seniman Bandung Peduli Lombok

Selasa , 14 August 2018, 23:59 WIB