Senin, 25 Zulhijjah 1440 / 26 Agustus 2019

Senin, 25 Zulhijjah 1440 / 26 Agustus 2019

PT KAI Ulang Tahun Ke-71, Tiket Kereta Dijual Hanya Rp 28.945

Kamis 22 Sep 2016 15:09 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Nur Aini

Calon penumpang antre membeli tiket kereta api (ilustrasi)

Calon penumpang antre membeli tiket kereta api (ilustrasi)

Foto: Republika/ Wihdan

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Menyambut HUT ke-71, PT KAI meluncurkan program tarif promo bagi sejumlah KA penumpang.

''Tarif promo ini hanya berlaku untuk KA komersial ke semua jurusan. Untuk KA yang mendapat subsidi PSO (Public Service Obligation), tidak dikenakan promo,'' kata Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Ixfan Hendriwintoko, Kamis (22/9).

Menurutnya, dengan tarif promo ini, pengguna jasa angkutan kereta api bisa mendapatkan tiket dengan harga hanya Rp 28.945. Harga tersebut, berlaku untuk semua jenis KA, baik kelas eksekutif, bisnis, maupun ekonomi.

Sedangkan KA yang mendapat tarif promo, adalah KA untuk keberangkatan tanggal 27 September hingga 29 September 2016. ''Tiket dengan tarif promo ini, baru bisa dipesan melalui berbagai gerai pemasanan tiket KA mulai tanggal 24 September hingga 29 September 2016. Sebelum tanggal itu, belum bisa,'' katanya.

Menurutnya, karena jumlah KA yang dikenakan tarif promo terbatas, maka jumlah tiket yang tersedia juga terbatas. Bila ditotal seluruhnya, maka tiket yang mendapat harga khusus hanya sekitar 18 ribu lembar.

''Bila ditotal seluruhnya, KA yang mendapat tarif promo ini ada 22 rangkaian KA, baik kelas eksekutif, bisnis, maupun ekonomi,'' ujarnya.

Sedangkan khusus KA yang dioperasikan PT KAI Daop 5 yang mendapat tarif promo, ada lima rangkaian KA. Kereta itu yakni, KA Purwojaya jurusan Cilacap-Gambir, Sawunggalih Utama pagi dan Sawunggalih Utama malam jurusan Kutoarjo-Pasar Senen, Kutojaya Utara jurusan Kutoarjo-Pasar Senen, dan KA Kamandaka jurusan Semarang-Purwokerto.

''Untuk KA Logawa jurusan Purwokerto-Jember atau Joglokerto jurusan Solo-Purwokerto, tidak ada tarif promo karena merupakan KA yang yang mendapat subsidi PSO,'' katanya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA