Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Jelang Ramadhan dan Lebaran BI Jamin Ketersediaan Uang Tunai

Rabu 03 Apr 2019 13:22 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Andi Nur Aminah

Petugas menata tumpukan uang kertas saat melakukan persiapan pengisian ATM di cash center PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Jakarta, Kamis (20/12). BNI menyiapkan uang tunai rata-rata sebesar Rp16,6 triliun per minggu untuk memenuhi kebutuhan uang tunai di mesin ATM dan outlet.

Petugas menata tumpukan uang kertas saat melakukan persiapan pengisian ATM di cash center PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Jakarta, Kamis (20/12). BNI menyiapkan uang tunai rata-rata sebesar Rp16,6 triliun per minggu untuk memenuhi kebutuhan uang tunai di mesin ATM dan outlet.

Foto: Dhemas Reviyanto/Antara
Stok uang tunai disiapkan sebanyak 2 kali lipat stok uang tunai dalam kondisi normal.

REPUBLIKA.CO.ID, PURBALINGGA -- Menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Purwokerto, memastikan ketersediaan uang tunai di wilayahnya pelayanannya akan terpenuhi. "Seperti tahun lalu, setiap menjelang Ramadhan dan Hari Raya, kita pasti akan menyediakan uang tunai dalam jumlah yang diperkirakan akan memenuhi kebutuhan masyarakat," jelas Deputi Kantor Perwakilan BI Purwokerto, Lukman Hakim.

Dalam acara sosialisasi transaksi nontunai dan uang palsu yang digelar di Pendapa Setda Purbalingga, Selasa (2/4), dia menyatakan pada saat menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, BI Perwakilan Purwokerto akan menyediakan uang tunai sebanyak dua kali lipat stok uang tunai dalam kondisi normal. Penambahan stok uang tunai ini diambil, mengingat kebutuhan masyarakat saat Ramadhan dan Idul Fitri, biasanya akan mengalami lonjakan. Terutama terkait dengan adanya pemberian Tunjangan Hari Raya bagi para pekerja, dan juga kegiatan belanja lainnya.

Baca Juga

Dia juga memastikan, transaksi tunai government to government dan government to public atau sebaliknya, tidak akan terganggu selama Bulan Ramadhan dan libur Hari Raya Idul Fitri. Terkait kegiatan BI Kantor Perwakilan Purwokerto di Purbalingga, Lukman menyatakan, BI Purwokerto sebelumnya telah berkeliling ke beberapa lokasi di Purbalingga untuk melayani penukaran uang lusuh. "Kegiatan ini, antara lain dilakukan di sekitar Pasar Bobotsari, Segamas dan Kaligondang," jelasnya.

Di luar kegiatan tersebut, dia juga menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan perbankan umum di Purbalingga untuk melayani penukaran uang lusuh hasil transaksi dan akan ditukar dengan uang yang layak. Menyinggung pelaksanaan pemilu yang sudah semakin dekat, Lukman juga mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai peredaran uang palsu. Hal ini mengingat pengedar uang palsu sering kali memanfaatkan event-event besar, untuk mengedarkan uang palsunya.

Terkait hal ini, BI mengimbau masyarakat untuk meningkatkan transaksi nontunai dalam kegiatan belanjanya karena lebih aman. "Bukan hanya terhindar dari penggunaan uang palsu, tapi kegiatan transaksi nontunai juga akan membuat aktivitas kita menjadi lebih mudah. Kita tak perlu lagi membawa uang tunai dalam jumlah besar, yang juga beresiko menjadi sasaran tindakan kejahatan," jelasnya. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA