Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Otoritas Tegaskan Faris Rabidin Bukan Pegawai OJK

Jumat 18 May 2018 21:07 WIB

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Budi Raharjo

Logo of Financial Service Authority or Otoritas Jasa Keuangan (OJK) in Indonesian language. (illustration)

Logo of Financial Service Authority or Otoritas Jasa Keuangan (OJK) in Indonesian language. (illustration)

Foto: dok. Republika
Faris adalah konsultan independen yang dikontrak Asian Development Bank (ADB)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan, Faris Rabidin bukanlah pegawai OJK. Penjelaskan itu sehubungan dengan siaran pers yang dikeluarkan The Council of Eminent Persons Malaysia, Kamis (17/5).

The Council of Eminent Persons Malaysia menyebutkan Faris sebagai Senior Advisor OJK dan ditunjuk menjadi anggota komite kaitannya dengan kasus korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB). "Saudara Faris adalah konsultan independen yang dikontrak Asian Development Bank (ADB)," ujar juru bicara OJK Sekar Putih Djarot melalui keterangan resmi, Jumat, (18/5).

"Tugasnya untuk memberikan bantuan teknis ke OJK berdasarkan kebutuhan," ujar Sekar menambahkan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, OJK tidak memiliki hubungan atas penunjukan yang bersangkutan oleh The Council of Eminent Persons Malaysia. "Hal itu untuk menjaga kode etik dan governance yang berlaku di OJK," tambahnya.

Dirinya pun mengatakan, OJK telah berkomunikasi dengan ADB. Tujuannya agar Faris dapat lebih fokus pada tugas yang baru.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA