Thursday, 5 Zulhijjah 1439 / 16 August 2018

Thursday, 5 Zulhijjah 1439 / 16 August 2018

Taspen Buka Kantor Cabang di Bone

Rabu 14 February 2018 16:32 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya

Petugas memberikan penjelasan mengenai pelayanan di kantor Taspen. ilustrasi

Petugas memberikan penjelasan mengenai pelayanan di kantor Taspen. ilustrasi

Foto: Tahta Aidilla/Republika
Kantor Cabang Bone akan melayani 47.999 peserta di empat kabupaten.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Taspen (Persero) meresmikan kantor cabang baru di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu (14/2). Kantor Cabang Bone merupakan kantor cabang ke-57 yang dimiliki Taspen.

Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro mengatakan, Kantor Cabang Bone sangat dibutuhkan karena akan melayani 47.999 peserta di empat kabupaten. "Selain Kabupaten Bone, peserta Taspen yang akan terlayani dengan kantor baru ini adalah peserta dari Kabupaten Soppeng, Kabupaten Wajo dan Kabupaten Sinjai," kata Iqbal dalam keterangan tertulis, Rabu (14/2).

Dia menambahkan, Kantor Cabang Bone bermitra dengan sembilan mitra bayar dengan 205 titik layanan di wilayah Kabupaten Bone. Dengan dibukanya Kantor Cabang Bone, Iqbal berharap pelayanan tehadap peserta semakin meningkat.

"Diharapkan para peserta pensiun dan PNS aktif akan mendapatkan pelayanan lebih cepat, mudah, aman dan nyaman," katanya.

Iqbal menjelaskan, peserta Taspen saat ini berjumlah 6,7 juta orang. Jumlah peserta aktif atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih bekerja mencapai 4,2 juta orang. Sedangkan pensiunan sebanyak 2,5 juta orang.

Oleh karena itu, tegas Iqbal, Taspen tetap mengupayakan pembukaan kantor cabang meskipun sudah melakukan digitalisasi layanan. Dia mengatakan, Taspen pada Januari lalu juga sudah membuka dua kantor cabang baru di Tangerang dan Pamekasan, Madura.

Terkait digitalisasi pelayanan, Iqbal mengatakan Taspen telah meluncurkan Smart Card. Salah satu kemudahan dengan adanya Taspen Smartcard adalah otentikasi biometrik dengan menggunakan ponsel pintar para peserta Taspen.

"Sehingga, peserta tidak perlu lagi datang secara periodik ke bank atau kantor pos untuk melakukan otentikasi," katanya. Para pensiunan pun bisa mengambil uang pensiun melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM) karena Smart Card juga berfungsi sebagai kartu ATM.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES