Rabu, 16 Syawwal 1440 / 19 Juni 2019

Rabu, 16 Syawwal 1440 / 19 Juni 2019

CSR bank bjb Lahirkan Ratusan Wirausaha

Selasa 30 Jan 2018 19:05 WIB

Red: Sandy Ferdiana

Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan.

Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan.

Foto: Istimewa
Program pelatihan wirausaha bank bjb berhasil menekan angka pengangguran

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Bank bjb berhasil melahirkan entrepreneur atau pengusaha muda baru melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Sepanjang 2017, bank bjb sukses memberikan pelatihan wirausaha bagi para entrepreneur muda.

Program pelatihan wirausaha rutin digelar oleh bank bjb sejak 2014. Program itu sengaja dirancang untuk melahirkan wirausaha baru mandiri, serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan.  Tentu penerapan program tersebut bersinergi dan terintegrasi dengan bisnis perusahaan.

Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan mengatakan, salah satu sasaran dari program CSR itu, yakni peningkatan sumber daya manusia melalui program wirausaha bank bjb.

Sasaran pelatihan wirausaha ini adalah para pemuda pengangguran, putus sekolah, serta korban PHK sehingga berdampak secara langsung pada peningkatan produktivitas dan laju pemberdayaan ekonomi.

Kata Irfan, program ini merupakan wujud kepedulian bank bjb pada generasi muda dengan menumbuhkan dan membuka peluang berwirausaha. ‘’Harapannya mampu mencetak pengusaha baru sehingga dapat membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan pengangguran," ujar Irfan.

Artinya, program pelatihan wirausaha bank bjb merupakan wahana transformasi pembentukan sumber daya manusia yang kurang produktif menjadi lebih kreatif, inovatif dan kooperatif. Hal itu merupakan langkah awal dari pembentukan karakter wirausaha yang kompetitif, komparatif serta memiliki visi dan misi.

Adapun untuk jenis pelatihan diarahkan pada lima bidang keterampilan, yakni mencukur rambut, salon muslimah, menjahit, desain grafis dan sablon.

Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai nilai spiritual dan wawasan mengenai manajemen bisnis kewirausahaan. Tentu para peserta akan dibekali bantuan berupa modal usaha awal.

Peserta dilatih dalam waktu dua hingga enam bulan sesuai dengan jenis keterampilan yang dipilih. Setelah itu, peserta akan diarahkan membentuk Kelompok Usaha Menengah Mandiri (KUMM) dan dilakukan proses pendampingan dengan kurun waktu antara enam hingga 12 bulan.

"Kami cari kandidat wirausaha lalu dibina dan diambil. Karena masalah para wirausaha sederhana, yaitu tentang pengelolaan uang," ujar Senior Vice President Divisi Corporate Secretary bank bjb Hakim Putratama, belum lama ini.

Hingga kini, bank bjb telah melahirkan lima angkatan yang terdiri dari 80 wirausaha baru di setiap angkatan. Dalam satu tahun akan melahirkan dua angkatan. Artinya, kini bank bjb telah berhasil melahirkan ratusan wirausaha baru.

"Intinya kami ingin mencetak wirausaha muda yang mandiri. Sejauh ini, output yang dihasilkan berdampak baik maka," tambah Group Head CSR Divisi Corporate Secretary bank bjb Saiful Rizal.

Pada 2017, rasio wirausaha Indonesia mengalami kenaikan signifikan, yang sebelumnya hanya sebesar 1,67 persen menjadi 3,1 persen dari total jumlah penduduk. Raihan tersebut disertai dengan menurunnya angka pengangguran, dari 5,61 persen di tahun 2016, menjadi 5,5 persen di 2017. ril

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA