Monday, 3 Zulqaidah 1439 / 16 July 2018

Monday, 3 Zulqaidah 1439 / 16 July 2018

Penurunan Bunga KPR Dorong Pemilikan Rumah Murah

Senin 09 February 2015 17:50 WIB

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Pekerja pembangunan unit rumah di salah satu perumahan di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (7/5).

Pekerja pembangunan unit rumah di salah satu perumahan di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (7/5).

Foto: Republika/Adhi Wicaksono

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Rencana penurunan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) disambut baik karena jadi stimulus lain pemilikan rumah murah oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ketua Umum Asosiasi pengembang properti, Real Estate Indonesia (REI), Eddy Hussy mengatakan rumah murah tentu akan lebih mudah dijangkau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan adanya stimulus FLPP.

Stimulus lain dengan suku bunga KPR rendah yang rencananya akan turun dari 7,25 persen menjadi lima persen serta kemudahan perizinan dan perolehan sertifikat bisa juga membantu.

Ia mengungkapkan jika pemerintah benar ingin menyediakan satu juta rumah, harus dipastikan dana yang ada mencukupi.

Eddy menyebut setidaknya dibutuh Rp 60 triliun untuk program itu. Dana-dana di beberapa institusi seperti BPJS sebenarnya bisa saja dimanfaatkan untuk merealisasikan program ini.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Masa Pengenalan Siswa Baru

Senin , 16 July 2018, 16:21 WIB