Sunday, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Sunday, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Bank Mega Berikan Fasilitas Kredit Rp 500 Miliar ke Andalan Finance Indonesia

Kamis 04 May 2017 04:48 WIB

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Budi Raharjo

Bank Mega, ilustrasi

Bank Mega, ilustrasi

Foto: Republika/Wihdan Hidayat

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- PT Bank Mega Tbk memberikan fasilitas kredit fixed loan sebanyak Rp 500 miliar kepada PT Andalan Finance Indonesia. Penandatanganan nota kesepahaman pun dilakukan langsung oleh Direktur Kredit Bank Mega Madi Darmadi Lazuardi bersama Direktur Utama Andalan Finance Frans F Rundengan.

Acara itu disaksikan pula oleh Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib. Hadir pula Komisaris Utama Andalan Finance Sebastianus H Budi, Direktur Andalan Finance Lianawaty serta Chief of Financial Institution Relationship Andalan Finance Franklin Paul Nelwan.

 

Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib mengatakan, kerja sama ini sejalan dengan strategi Bank Mega untuk fokus menyalurkan pembiayaan pada bidang atau perusahaan dengan reputasi baik. “Kerja sama kredit ini merupakan komitmen Bank Mega untuk dapat terus berkontribusi dalam pengembangan di berbagai bidang dan sekaligus menjalankan strategi Bank Mega untuk fokus di segmen kredit korporasi, komersial dan pembiayaan perusahaan multifinance,” jelasnya, di Jakarta, Rabu, (3/5).

 

Ia mengatakan, Bank Mega menjadikan pembiayaan kepada perusahaan multifinance sebagai salah satu sektor prospektif dalam melakukan penyaluran kredit perseroan. Sampai akhir April 2017, perseroan sudah bekerjasama dengan lebih dari 20 perusahaan multifinance.

Direktur Kredit Bank Mega Madi Darmadi Lazuardi menambahkan, porsi pembiayaan multifinance sekitar 20 persen dari total kredit Bank Mega. "Diharapkan bisa menjangkau seluruh masyarakat," ujarnya.

Direktur Utama Andalan Finance Frans F Rundengan menjelaskan, Andalan Finance berkomitmen untuk menjaga kepercayaan mitra bisnis khususnya kalangan perbankan nasional. Kepercayaan segenap pemangku kepentingan merupakan hal yang penting bagi perseroan.

Kini perusahaan juga terus mengkaji diversifikasi sumber pendanaan. Tujuannya untuk mendorong kinerja mengingat perekonomian di 2017 diramalkan akan membaik.

 

Andalan Finance sendiri merupakan bagian dari kelompok usaha PT Industri & Perdagangan Bintraco Dharma Tbk yang baru saja melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 150 juta saham baru dengan kode saham “CARS” pada April lalu. Pada kuartal I 2017, Andalan Finance telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp 1,09 triliun atau meningkat 82 persen dari periode sama pada tahun lalu.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA