Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

Membangun Start-up tidak Terbatas Usia

Jumat 09 March 2018 21:50 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Startup. Ilustrasi

Startup. Ilustrasi

Foto: expertbeacon.com
Yang penting punya waktu cukup untuk belajar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Orang yang ingin berkecimpung di dunia TI, seperti mendirikan perusahaan rintisan atau start-up, tidak terbatas usia saat memulai. Hal itu diungkapkan Co-founder GeekHunter, konsultan rekrutmen tenaga TI, Yunita Anggraeni.

"Kalau spesifik start-up siapa pun bisa. Yang penting harus punya waktu cukup untuk belajar kalau kita mau membangun start-up," kata Yunita di Jakarta, Jumat.

Selain terus belajar, orang yang memulai perusahaan rintisan harus mengerti bagaimana membuat pasar elektronik atau marketplace. Pendalaman pemrograman pun harus dilakukan agar mengetahui dengan pasti apa yang sedang dibuatnya.

Pikiran pun harus fokus saat mempelajari atau mendalami pemrograman karena dibutuhkan konsentrasi tinggi. "Ketika semakin tua, pikiran bercabang jadi bagaimana caranya bisa fokus untuk belajar terkait IT," ucap Yunita.

Sementara untuk bisnis, sejauh bisa memahami dan mengikuti kondisi bisnis yang digeluti, siapa pun dapat memasuki bidang TI.

Yunita mengakui menjadi wiraswastawan merupakan hal yang berat serta memerlukan proses yang panjang sehingga dibutuhkan mental yang kuat dan tanggung jawab tinggi. "Orang melihatnya keren , padahal tanggung jawab tinggi, usaha bekerja sama dengan orang bagaimana caranya mencapai mimpi bersama," ucap dia.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Senegal Menang 2-1 Atas Polandia

Rabu , 20 June 2018, 00:22 WIB