Thursday, 20 Sya'ban 1440 / 25 April 2019

Thursday, 20 Sya'ban 1440 / 25 April 2019

PGN Berencana Akuisisi Empat Anak Usaha Pertagas

Rabu 17 Oct 2018 15:41 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Friska Yolanda

 Petugas Pertagas Niaga mengecek suplai LNG untuk dialirkan ke Balcony Mall Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (14/4). (Republika/Prayogi)

Petugas Pertagas Niaga mengecek suplai LNG untuk dialirkan ke Balcony Mall Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (14/4). (Republika/Prayogi)

Foto: Republika/Prayogi
Akuisisi ini karena keempatnya memiliki lini bisnis yang sama dengan PGN.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selain Pertamina Gas (Pertagas), PT Perusahaan Gas Negara (PGN) juga berencana mengakuisisi empat anak usaha Pertagas lainnya. Hal ini dilakukan karena PGN melihat empat anak usaha Pertagas memiliki lini bisnis yang sama dengan PGN.

Sekertaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama menjelaskan, rencana akusisi empat anak usaha ini menjadi salah satu opsi langkah PGN ke depan setelah merampungkan proses akuisisi Pertagas pada November mendatang. Jika peluang ini disepakati oleh Pertamina dan pemerintah, empat anak usaha tersebut akan masuk dalam entitas subholding gas.

Empat anak usaha Pertagas yang rencananya juga akan diambil oleh PGN adalah Perta Samtan Gas, Perta Arun, Perta Daya dan Perta Kalimantan Gas. Rachmat melanjutkan, saat ini PGN sedang melakukan valuasi empat anak usaha Pertagas dan melakukan evaluasi rencana tersebut. Jika empat anak usaha Pertagas jadi di akuisisi PGN‎ kemungkinan empat anak usaha tersebut akan dilebur.

"Tapi kami masih menunggu keputusan Kementerian BUMN dan Pertamina terkait hal ini. Kalau memang opsi ini terbuka, kita ambil," ujar Rachmat di DPR RI, Rabu (17/10).

Terkait apakah empat anak usaha tersebut akan berada existing bersama Pertagas atau masuk ke subholding Gas, Rachmat mengatakan masih akan menjadi pembicaraan lebih lanjut. Dalam hal akuisisi anak usaha ini, PGN juga tetap menghitung potensi keuntungannya ke perusahaan.

"Ibaratnya beli perusahaan, perusahaannya harus ada hasilnya, kontribusi. Ini yang kita masih tunggu dan kaji lagi. Kalau itu masuk, bagaimana," ujar Rachmat.

Saat ini PGN masih menyelesaikan lebih dulu transaksi akuisisi Pertagasnya. Ke depan, tahap dua dari proses akusisi nantinya PGN akan mempertimbangkan juga opsi mengambil empat anak usaha lainnya dengan mempertimbangkan rencana pengembangan empat anak usaha ini.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA