Saturday, 11 Jumadil Akhir 1440 / 16 February 2019

Saturday, 11 Jumadil Akhir 1440 / 16 February 2019

Dana Desa Obati Ketertinggalan di Kabupaten Seluma

Ahad 19 Aug 2018 19:18 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Dana Desa

Dana Desa

Dana desa diyakini sebagai stimulan bagi pembangunan daerah tertinggal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemanfaatan dana desa di Kabupaten Seluma bergerak linier untuk mengobati penyakit ketertinggalan daerahnya. Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Samsul Widodo mengatakan ada pergerakan positif pada tiga indikator pembangunan.

Indikator pembangunannya yakni laju pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan angka kemiskinan. Selain angka kemiskinan, kata Samsul, perbaikan Kabupaten Seluma sebagai daerah tertinggal di Bengkulu juga diperlihatkan melalui angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Data mencatat, IPM Kabupaten Seluma pada tahun 2015 lalu yakni sebesar 63,41. Kemudian meningkat pada tahun 2016 sebesar 64,04 dan

Kemudian pada 2017 meningkat menjadi 65. Tak hanya itu, laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Seluma juga meningkat dalam tiga tahun terakhir, yakni seebsar 4,32 persen (2015), menjadi 5,01 persen (2016), lalu menembus 5,81 persen (2017).

Samsul meyakini, dana desa adalah stimulan bagi pembangunan daerah tertinggal. Dirinya pun berharap pemanfaatan dana desa di desa-desa di Kabupaten Seluma dapat digunakan untuk pembangunan sarana air bersih. Selain itu, kata dia, juga penting untuk membangun pasar desa sebagai upaya memberdayakan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Dia mengatakan, masih terdapat 52,56 persen rumah tangga di Kabupaten Seluma yang sulit mengakses air bersih. Selain itu, mayoritas pasar desa di Kabupaten Seluma saat ini merupakan pasar tanpa bangunan. "Kami dorong pasar desa dibangun secara permanen agar perekonomian masyarakat desa bisa lebih hidup. Tentu mekanismenya akan kembali kepada proses musyawarah desa yang berjalan," kata dia, melalui siaran pers.

Percepatan pembangunan di Kabupaten Seluma, lanjut Samsul, harus melibatkan banyak pihak. Segala sumber daya dan sumber dana harus dikonsolidasikan untuk mendukung pengentasan Kabupaten Seluma. Kabupaten ini merupakan satu-satunya daerah tertinggal di Provinsi Bengkulu.

Sumber : antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Konflik Lahan di Jambi

Jumat , 15 Feb 2019, 21:07 WIB