Selasa, 5 Rabiul Awwal 1440 / 13 November 2018

Selasa, 5 Rabiul Awwal 1440 / 13 November 2018

Merger dengan SCTV, Indosiar Delisting

Kamis 21 Feb 2013 15:31 WIB

Rep: Friska Yolandha/ Red: Nidia Zuraya

indosiar

indosiar

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- PT Surya Citra Media Tbk dan PT Indosiar Karya Media Tbk akan melakukan penggabungan perusahaan. Salah satu perusahaan harus delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Aksi merger antara emiten media ini dilakukan dengan menggunakan rasio penukaran saham. Satu lembar saham Indosiar akan ditukar dengan 0,481 saham Surya Citra (SCTV).

Dalam proposal merger yang disampaikan kepada BEI, Kamis (21/2), rasio tersebut disebutkan dibentuk dari nilai harga saham masing-masing perseroan, yaitu Indosiar bernilai Rp 1.044 sedangkan SCTV senilai Rp 2.171 per lembar.

Penilaian ini dibuat berdasarkan pada harga penutupan perdagangan 18 Februari 2013. Pada penutupan tersebut harga saham SCTV senilai Rp 2.250 per saham dan Indosiar Rp 1.082 per lembar.

Pascamerger kapitalisasi pasar perseroan akan naik menjadi Rp 32,89 triliun dari sebelumnnya senilai Rp 21,94 triliun. Hal ini memperhitungkan tambahan kapitalisasi pasar dari Indosiar sebesar Rp 10,03 triliun.

Dalam proposal tersebut disebutkan pascamerger PT Surya Citra akan tetap tercatat di BEI dengan kode SCMA. Sedangkan Indosiar yang sebelumnya tercatat sebagai emiten berkode IKDM akan melakukan delisting sukarela.

Sebelumnya Direktur Penilaian BEI Hoesen mengatakan apabila ada dua emiten yang melakukan merger, salah satu dari perseroan tersebut harus delisting. "Yang mana yang delisting sesuai dengan hasil rapat umum pemegang saham," kata Hoesen.

Proses penggabungan ini diharapkan selesai Mei 2013. Dengan merger ini PT Surya Citra Media Tbk akan menjadi induk bagi PT Surya Citra Televisi dan PT Indosiar Visual Mandiri.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA