Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Minyak Dunia Naik Pascapenyerangan Fasilitas Minyak Saudi

Jumat 17 May 2019 20:55 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Ilustrasi harga minyak mentah dunia.

Ilustrasi harga minyak mentah dunia.

Foto: EPA/Mark
Harga minyak dunia naik karena investor global bingung dengan situasi Timteng

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK— Harga minyak naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (17/5) waktu setempat, Jumat (17/5) pagi WIB, karena investor global bingung dengan memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah (Timteng, menyusul serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi.

Baca Juga

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni naik 0,85 dolar AS menjadi 62,87 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, sementara Brent untuk pengiriman Juli naik 0,85 dolar AS menjadi ditutup pada 72,62 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Koalisi pimpinan Arab Saudi melancarkan serangan udara ke sasaran pemberontak Houthi di ibu kota Yaman, Sanaa, Kamis pagi.

Serangan udara itu terjadi dua hari setelah pemberontak Houthi yang beraliansi dengan Iran mengklaim bertanggung jawab atas serangan drone (pesawat tak berawak) ke dua stasiun pompa minyak Arab Saudi dan fasilitas minyak lainnya, yang telah mendorong kenaikan harga minyak global.

Menurut Kementerian Kesehatan Houthi, setidaknya enam anggota keluarga tewas ketika serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi menghantam sebuah rumah di pusat Kota Sanaa.  

Lebih dari 30 orang lainnya cedera dalam serangan udara itu, lanjutnya. Pernyataan itu menambahkan bahwa jumlah korban tewas bisa meningkat karena banyak yang terluka tetap dalam kondisi kritis.

 

  

 

 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA