Senin, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

Senin, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

Start Up Asal Thailand Meluaskan Pasar Asia Tenggara

Senin 20 Nov 2017 10:03 WIB

Rep: fergi nadira b/ Red: Budi Raharjo

Calon pembeli melihat koleksi fashion terbaru mealui salah satu gerai E-Commerce melalui telfon genggamnya di Jakarta, Senin (31/7).

Calon pembeli melihat koleksi fashion terbaru mealui salah satu gerai E-Commerce melalui telfon genggamnya di Jakarta, Senin (31/7).

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin

REPUBLIKA.CO.ID,BANGKOK -- Penyedia layanan e-commerce Asia Tenggara, aCommerce, mengumumkan penutupan penerbitan saham seri B hari ini Senin (20/11) senilai 65 juta dolar AS.

Pencapaian ini dipimpin oleh Emerald Media yang merupakan perusahaan investasi yang didirikan oleh investor internasional KKR beserta beberapa pendukung yang ada seperti, dana Australia Blue Sky, perusahaan ventura Telkom Indonesia MDI Ventures, dan penyedia layanan ekspansi pasar DKSH Swiss.

Perusahaan yang bermarkas di Zurich tersebut sebelumnya menyediakan sejumlah dana yang tidak diungkapkan dalam start up untuk 20 persen sahamnya.

Pendanaan ini akan digunakan untuk memperbaiki perangkat lunak online CPS yang memungkinkan pedagang menjual dan mendistribusikan barang melalui sejumlah platform e-niaga (seperti halnya Bukalapak), membangun lebih banyak kemitraan di pasar saat ini serta mencari klien di pasar yang baru seperti Malaysia dan Vietnam.

Saat ini, Bangkok berbasis aCommerce beroperasi di Thailand, Singapura, Indonesia, dan Filipina. Mereka bekerja dengan merek internasional seperti Samsung, Unilever, Nestle, L'Oreal, Philips, dan Mars untuk membantu mereka mendistribusikan produk mereka secara online di wilayah tersebut.

"Di awal adopsi daerah secara online, sudah cukup hanya memiliki sebuah website. Kami maju cepat beberapa tahun kemudian dan brand mitra kami menyadari agar tetap berada di depan permainan ritel, mereka harus hadir di mana-mana dan datanya harus tersedia untuk mengendalikan semua harga dan titik sentuh konsumen sepenuhnya," kata pendiri dan CEO aCommaerce, Paul Srivorakul.

Perusahaan aCommerce dua tahun lalu mengumumkan rencana untuk menggelar saham seri B dengan target 30 juta dolar AS. Sementara itu, ia merebut kesepakatan DKSH dan mengumpulkan dana penyambung dari MDI. Termasuk dana ini, aCommerce akan mengumpulkan total yang diungkapkan sebesar 95 juta dolar AS.

sumber : www.techinasia.com
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA