Friday, 8 Syawwal 1439 / 22 June 2018

Friday, 8 Syawwal 1439 / 22 June 2018

Pasar Saham AS Kembali Bergairah

Kamis 17 October 2013 09:48 WIB

Rep: Nur Aini/ Red: Nidia Zuraya

Penanda Wall Street, New York, Amerika Serikat.

Penanda Wall Street, New York, Amerika Serikat.

Foto: blog.doostang.com

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Harga saham dilaporkan naik setelah senat Amerika Serikat (AS) menyepakati anggaran untuk membuka kembali pemerintahan dan menghindari gagal bayar utang.

Saham Dow Jones Industrial rata-rata naik lebih dari 200 poin atau 1,3 persen, S&P 500 dan Nasdaq keduanya naik lebih dari 1 persen pada Rabu (16/10) sore waktu setempat.

"Kamu bisa menyebut ini reli, tapi saya tidak tahu bahwa ini benar-benar teratasi. Setidaknya pasar berhenti khawatir sementara," ujar ekonom BMO Private Bank, Brent Schutte dikutip CNN, Rabu (16/10).

Senat secara resmi mengumumkan kesepakatan pada Rabu (16/10) waktu setempat untuk mengakhiri penutupan layanan pemerintahan 16 hari dan meningkatkan batas atas penerbitan surat utang.

Departemen tresury AS memperingatkan tidak bisa lagi mengambil utang untuk membayar semua anggaran pemerintah dan mulai kehabisan dana pada Kamis (17/10) ini. Itu membuat kekhawatiran AS bisa gagal bayar utang.

Dalam kesepakatan di Senat, anggaran disepakati sampai 15 Januari tahun depan, sementara peningkatan batas atas surat utang sampai 7 Februari.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Brasil Menang di Masa Injury Time

Jumat , 22 June 2018, 21:30 WIB