Rabu, 15 Jumadil Akhir 1440 / 20 Februari 2019

Rabu, 15 Jumadil Akhir 1440 / 20 Februari 2019

BMH Siapkan Pelatihan Perwakilan Pengawas Se-Indonesia

Sabtu 09 Feb 2019 10:54 WIB

Red: Irwan Kelana

Salah satu kegiatan pelatihan Laznas BMH yang belum lama ini dilakukan di Jakarta.

Salah satu kegiatan pelatihan Laznas BMH yang belum lama ini dilakukan di Jakarta.

Foto: Dok BMH
Pelatihan ini untuk memaksimalkan fungsi pengawasan pengelolaan Laznas.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA --  Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas)  Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Pusat akan mengadakan Pelatihan Perwakilan Pengawas seluruh Indonesia di Batu, Jawa Timur, 13-15 Februari 2019. 

 "Pelatihan ini dimaksudkan agar BMH sebagai Laznas di dalam pengelolaannya benar-benar sesuai dengan UU No. 16 tahun 2001 tentang Yayasan, sekaligus juga tunduk dengan UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakan serta PP No.14 tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU No. 23 tahun 2011," terang Direktur Utama Laznas BMH Pusat Marwan Mujahidin dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Sabtu  (9/2).

Ia menambahkan, pelatihan ini juga  dimaksudkan untuk memaksimalkan fungsi pengawasan pengelolaan. Sehingga,  semuanya dapat dijamin benar-benar sesuai syariah sekaligus UU Zakat.

 "Fungsi utama pengawasan seharusnya memberikan feed back terhadap pelaksanaan tugas eksekutif dalam hal ini amil, sehingga semua menjadi berjalan secara maksimal dan optimal. Hal ini juga merupakan follow up penting atas capaian BMH memperoleh Sertifikasi Pengelolaan Dana Zakat Tahun 2018 sesuai syariah dengan Nilai A dari Kementerian Agama,” imbuhnya.

 Marwan menambahkan,  dalam even ini juga akan dilakukan simulasi audit manajemen, audit keuangan dan audit syariah sebagai implementasi dari Keputusan Menteri Agama No 735 tahun 2018 tentang Pedoman Audit Syari'ah atas Laporan Pelaksaan Pengelolaan Zakat, Infaq, Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya Pada Badan Amil Zakat Dan Lembaga Amil Zakat.

 Dengan demikian, pelatihan perwakilan pengawas ini sangat penting dan menentukan. "Apabila hal ini dapat berjalan maksimal, maka dapat diprediksi dengan akurat, bahwa semua lini tata kelola yang berjalan akan berpengaruh terhadap kinerja, pelaksanaan program dan tercapainya target BMH secara umum, memberdayakan masyarakat," ulasnya.

Pada saat yang sama, kata Marwan, pelatihan ini merupakan upaya konkret peningkatan layanan BMH dalam segala sisinya baik kepada umat maupun pemerintah dengan jaminan mutu pengelolaan yang benar-benar sesuai syariah.

 

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES