Selasa, 15 Syawwal 1440 / 18 Juni 2019

Selasa, 15 Syawwal 1440 / 18 Juni 2019

Baznas Sukabumi Bantu Modal Usaha Penyandang Disabilitas

Jumat 23 Nov 2018 21:58 WIB

Red: Agung Sasongko

Baznas

Baznas

saat ini bantuan lebih ke arah pemberdayaan ekonomi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi, Jawa Barat, terus mendorong pemberdayaan masyarakat. Salah satunya dengan memberikan bantuan modal usaha untuk 66 penyandang disabilitas.

"Bantuan modal usaha ini agar warga yang berkategori miskin bisa mempunyai pekerjaan sehingga ekonominya terangkat dan tentunya target kami warga itu bisa menjadi sejahtera," kata Ketua Baznas Kota Sukabumi Fifi Kusumajaya di Sukabumi, Jumat  (23/11).

Menurutnya, saat ini bantuan lebih ke arah pemberdayaan ekonomi yang merupakan salah satu program Baznas dalam menyejahterakan warga tidak mampu. Bahkan dana di Baznas yang merupakan sumbangan atau infaq, sedekah dari masyarakat mampu akan terus disalurkan untuk memberikan bantuan modal bagi yang sangat membutuhkan permodalan.

Lanjut dia, di Kota Sukabumi masih ada warga yang masuk kategori miskin. Baznas sendiri bertekad untuk turut membantu pengentasan kemiskinan, salah satunya melalui cara seperti ini.

Selain itu, melatih kemandirian penting bagi kaum disabilitas, sehingga dengan program pemberdayaan tersebut dapat membantu meningkatkan taraf hidup mereka secara bertahap. Dan diharapkan usaha yang mereka jalankan tersebut bisa lebih maju.

"Dengan cara seperti ini juga membantu Pemkot Sukabumi dalam upaya mengentaskan kemiskinan melalui wirausaha. masing-masing penerima bantuan modal usaha sebesar Rp500 ribu," tambahnya.

Fifi mengatakan pemberian bantuan ini juga untuk meningkatkan kesadaran mereka dalam berinfak dari modal usaha yang telah dijalankan. Setelah berhasil diharapkan bisa menjadi muzaki baru.

Di sisi lain, 66 warga penerima bantuan itu dibagi menjadi enam kelompok yang setiap kelompok berjumlah 11 orang yang berasal dari Kelurahan Gunung Puyuh, Karang tengah, BeNteng, Cipanengah dan Tipar.

Sementara itu, salah seorang Ketua Kelompok Disabilitas Nurhasanah yang menerima bantuan modal usaha mengatakan bantuan modal usaha untuk meningkatkan usahanya, sebab selama ini ia harus meminjam kepada orang lain.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA