Monday, 4 Syawwal 1439 / 18 June 2018

Monday, 4 Syawwal 1439 / 18 June 2018

Kasih Palestina Berangkatkan Tim ke Palestina

Ahad 11 March 2018 08:49 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Dwi Murdaningsih

 Seorang pengungsi Palestina di Kamp Pengungsian Shati, Kota Gaza, tengah mengambil kambing bantuan Zakat Foundation of Amerika. Lembaga filantropi tersebut menyalurkan bantuan hewan kurban melalui lembaga urusan Pengungsian PBB, UNRWA di Gaza, Palestina.

Seorang pengungsi Palestina di Kamp Pengungsian Shati, Kota Gaza, tengah mengambil kambing bantuan Zakat Foundation of Amerika. Lembaga filantropi tersebut menyalurkan bantuan hewan kurban melalui lembaga urusan Pengungsian PBB, UNRWA di Gaza, Palestina.

Foto: AP Photo-Adel Hana
Saat ini kondisi para pengungsi Palestina tengah dalam kondisi mengkhawatirkan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Lembaga sosial dan kemanusiaan Kasih Palestina (KP) memberangkatkan tim donatur yang akan menyerahkan donasi secara langsung bagi pengungsi Palestina yang berada di Kota Kilis, Turki. Keberangkatan juga disertai peluncuran program kajian kepalestinaan.

"Kami memfasilitasi donatur untuk menyalurkan donasinya secara langsung kepada para pengungsi Palestina yang ada di Turki dan sekitarnya," ujar Direktur Yayasan Kasih Palestina, Caca Handika, akhir pekan ini di Kota Bandung.

Ia menuturkan, terdapat lima donatur yang akan berangkat menyalurkan bantuan tersebut. Katanya, program menyalurkan donasi secara langsung tentu memiliki kesan yang berbeda. Program bertema The Journey of Empthy#2 ini adalah kali kedua KP memfasilitasi donatur yang ingin menyalurkan langsung donasinya.

Sebelumnya, menurutnya The Journey of Empathy#1 telah dilaksanakan pada awal Desember 2017 lalu.Selain melepas rombongan donatur, KP juga meluncurkan beberapa program donasi. "Tujuan peluncuran ini untuk memberitahukan kepada masyarakat tentang produk edukasi/kajian dan program bantuan untuk Palestina," ungkapnya.

Caca menambahkan, saat ini kondisi para pengungsi Palestina tengah dalam kondisi mengkhawatirkan. Akibat blokade dan penjajahan yang berkepanjangan, para pengungsi mengalami krisis air bersih, listrik dan pangan.

Pihaknya melihat kondisi tersebut meluncurkan program Bantuan 1 juta Liter Air Bersih, 100 Ribu Liter Solar untuk Peneraangan, 2000 Paket Musim Dingin, 100 Ribu Paket Buka Puasa Ramadhan 1439 H, 100 Ribu Paket Sahur 1439 H, 10 Ribu Parcel Lembaran hingga Program 100 Kambing untuk Qurban di Al Aqsha.

"Kami akan mengajak para donatur dan masyarakat lainnya untuk memberikan donasi terbaiknya untuk saudara-saudara kita di Palestina," ujar Caca.

Sementara itu, Ketua Rombongan The Journey Of Empathy#2, Lukman Hakim mengatakan, ia dan lima donatur lainnya akan berangkat ke Turki pada Senin dini hari (12/3). Kelima donatur itu perwakilan dari perusahaan, sekolah, dan ada yang atas nama pribadi.

"Yang pribadi itu inisiatif sendiri, seorang ibu dari Balikpapan. Dia menggunakan ongkos sendiri karena sangat ingin menyaksikan langsung kondisi terkini pengungsi di Turki selatan," katanya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES