Tuesday, 5 Syawwal 1439 / 19 June 2018

Tuesday, 5 Syawwal 1439 / 19 June 2018

BMH Gelar Pelatihan Program Pemberdayaan dan Jurnalistik

Kamis 22 February 2018 16:03 WIB

Red: Agung Sasongko

Pelatihan Laznas BMH

Pelatihan Laznas BMH

Foto: Dok. BMH
Pelatihan tersebut diikuti oleh 20 Perwakilan BMH di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Guna meningkatkan kepercayaan masyarakat dari sisi program dan pelaporan kepada publik atas pendayagunaan dana zakat, Laznas BMH Pusat menggelar Pelatihan Program Pemberdayaan dan Jurnalistik yang dilaksanakan di Graha Insan Cita Depok Jawa Barat (20-22 Februari 2018).

Pelatihan tersebut diikuti oleh 20 Perwakilan BMH di Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Papua. Ketua Umum Laznas BMH, Marwan Mujahidin dalam paparannya saat menjadi nara sumber menekankan pentingnya desain program yang berdampak dan sustainable.

"Kami ingin dana zakat yang dipercayakan masyarakat kepada BMH disalurkan melalui program-program yang memang nyata memberikan dampak perubahan di tengah-tengah masyarakat, sekaligus menjadi program yang sustain atau berkelanjutan, terutama di daerah Pedalaman, Perbatasan dan Kepulauan," ucapnya dalam rilis yang diterima Republika.co.id (22/2).

Dalam sesi pelatihan jurnalistik hadir sebagai pemateri Redaktur Senior Republika Irwan Kelana.  Dalam penjelasannya, cerpenis itu mendorong para amil BMH dari 20 perwakilan di Indonesia menyadari bahwa menulis berita itu mudah.

“Menulis berita itu mudah. Terlebih BMH terutama yang di luar Jawa sering melakukan hal-hal yang jarang orang pikirkan, seperti mendatangkan hewan qurban untuk desa yang 30 tahun tidak pernah merasakan daging qurban, kiprah Dai Tangguh, dan perjalanan yang jauh lagi menantang. Itu semua sangat menarik jika ditulis menjadi berita," ucapnya.

Sesi pelatihan jurnalistik berjalan sangat rileks dan penuh keakraban, karena peserta bisa langsung interaktif dengan pemateri.

Direktur Zakat Institute BMH Pusat, Ade Syariful Allam berharap pelatihan ini dapat mendorong kiprah BMH di masyarakat semakin nyata dirasakan masyarakat dan bisa dilaporkan dengan baik melalui beragam media massa.

"Prinsipnya kami mendorong BMH yang berada di 20 Perwakilan ini semakin profesional dan progresif dalam mendesain dan mengeksekusi program, sekaligus bisa melaporkan kepada masyarakat dalam bentuk jurnalistik, sehingga keberadaan BMH semakin dirasakan dan dikenal oleh masyarakat luas. 

photo

Pelatihan jurnalistik BMH

Tentu saja semua didasari oleh idealisme kami sebagai amil zakat menyampaikan betapa pentingnya publik mengetahui bahwa dana zakat yang dikelola benar-benar memberikan dampak signifikan dalam segala sisinya, terutama yang telah dibuat oleh BMH dalam ragam program yang diinisiasi," terangnya. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Jepang Menang 2-1 Atas Kolombia

Selasa , 19 June 2018, 22:41 WIB