Monday, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Monday, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

DD Salurkan Kepedulian Lewat Pendidikan di Enam Sekolah

Kamis 15 Feb 2018 10:41 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Agus Yulianto

Petugas menjelaskan program salah satu Sekolah Islam yang merupakan aset wakaf di bidang sektor pendidikan yang dikelola Dompet Dhuafa (Ilustrasi)

Petugas menjelaskan program salah satu Sekolah Islam yang merupakan aset wakaf di bidang sektor pendidikan yang dikelola Dompet Dhuafa (Ilustrasi)

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Dompet Dhuafa tengah menyiapak tim tahap kedua untuk melanjutkan program LSI itu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan di Tanah Air, Sekolah Literasi Indonesia (SLI) Dompet Dhuafa (DD) telah menuntaskan tugasnya di enam sekolah di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Tuntasnya tugas ini menandakan berakhirnya masa bakti dua orang pendamping sekolah yakni, Forta Oktariansyah dan Rizal Ginanjar Ramadhan yang telah mengemban tanggung jawab selama satu tahun.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sumsel Kusworo Nursidik Lc mengatakan, program SLI telah berjalan sejak Februari 2017 dan berakhir Februari 2018. Dengan berakhirnya program LSI di Sumatera Selatan bukan berarti DD berhenti fokus terhadap dunia pendidikan, melainkan akan disambung dengan tim tahap kedua yang kini tengah dipersiapkan di LSI Bogor.

SLI adalah salah satu program Dompet Dhuafa Sumsel dalam bidang Pendidikan. Dimana program ini adalah bentuk penyaluran dari dana ZIS. "Program ini tentu bisa berjalan dengan baik, jika kita semua bekerja sama," kata Kusworo dalam keterangan tulis yang diterima Republika.co.id, Jakarta, Kamis (15/2). Di tahun kedua pendampingan, kata Kusworo, nantinya bakal ada follow up terhadap 6 sekolah dan pendampingan selama 1 tahun ke depan.

Sementara itu, Kabid TK-SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Ogan Ilir Hasan Riadi S Pd sangat mengapresiasi program SLI karena mampu meningkatkan performa sekolah. "Enam sekolah yang telah dilakukan pendampingan, kini performa sekolahnya sangat meningkat. Ibaratkan dulu kita hanya berjalan, berkat program SLI ini kini Kita berlari dalam meningkatkan kualitas pendidikan," ungkap Hasdan.

Hal senada juga disampaikan oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kab Ogan Ilir, Nelson S Pd yang mengaku kagum dengan program SLI DD Sumsel. "Ini merupak langkah besar yang dilakukan Dompet Dhuafa Sumsel dalam peningkatan mutu Pendidikan, kalau bisa saya justru men-support seluruh madrasah di Ogan Ilir ini untuk juga diadakan pendampingan program SLI ini," ujarnya.

SLI sendiri merupakan model sekolah berbasis masyarakat yang berkonsentrasi pada peningkatan kualitas sistem instruksional. Termasuk di dalamnya, pembelajaran dan pengembangan kultur sekolah dengan kekhasan literasi yang kental yang bertujuan mengembangkan kemandirian sekolah.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES