Jumat, 10 Safar 1440 / 19 Oktober 2018

Jumat, 10 Safar 1440 / 19 Oktober 2018

Kemenkes Pantau Pegawasan Ebola di Arab Saudi

Senin 25 Agu 2014 09:36 WIB

Red: Agung Sasongko

enteri Kesehatan Nafsiah Mboi (dua dari kanan) mendengarkan penjelasan Direktur Utama Rsup Dr. M. Djamil, Aumas Pabuti (kanan) mengenai maket gedung Poliklinik, saat peresmian gedung rawat jalan dan poliklinik Rsup Dr. M. Djamil, Padang, Sumbar,

enteri Kesehatan Nafsiah Mboi (dua dari kanan) mendengarkan penjelasan Direktur Utama Rsup Dr. M. Djamil, Aumas Pabuti (kanan) mengenai maket gedung Poliklinik, saat peresmian gedung rawat jalan dan poliklinik Rsup Dr. M. Djamil, Padang, Sumbar,

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan, pihaknya terus mengawasi perkembangan virus ebola di Arab Saudi dengan melaksanakan koordinasi bersama pemerintah setempat. "Kementerian Kesehatan terus berkomunikasi dengan pemerintah Arab Saudi terkait perkembangan virus tersebut," kata menteri kepada wartawan usai membuka Kongres Nasional Ilmu Kesehatan Anak di Palembang, Ahad malam.

Memang, lanjut dia, pengawasan tersebut agar jemaah calon haji Indonesia terhindar dari virus tersebut. Bahkan, warga negara yang rawan terjangkit virus tersebut diperketat perizinan masuk ke Arab Saudi.

Lebih lanjut dia mengatakan, pemerintah setempat tidak memberikan visa warga negara terjangkit virus ebola masuk Arab Saudi. Jadi kedatangan masyarakat menuju Arab Saudi diperketat terutama yang warganya ada gejala virus tersebut.

Menurut dia, beberapa waktu lalu ada dugaan virus tersebut tetapi setelah diteliti ternyata bukan. Sehubungan itu masyarakat tidak perlu khawatir menunaikan rukun Islam kelima di Arab Saudi karena belum ada virus tersebut.

Menteri Kesehatan dalam pembukaan kongres tersebut juga didampingi Gubernur Sumsel Alex Noerdin serta pejabat lainnya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA