Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Sikapi Ebola, Calhaj Diminta Jangan Panik

Senin 11 Aug 2014 13:29 WIB

Rep: c78/ Red: M Akbar

Abdul Djamil (tengah)

Abdul Djamil (tengah)

Foto: Republika/Adhi Wicaksono

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon jamaah haji diminta untuk tidak panik dalam menyikapi penyebaran virus ebola. Kementerian Agama diwakili oleh Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Abdul Djamil menjamin persiapan kebarangkatan haji tidak terganggu dengan keberadaan virus Ebola maupun virus Corona.

''Lagi pula informasinya masih kasuistik. Masih kasus per kasus dan mesti ada penyelidikan,'' katanya di Jakarta, Senin (11/8).

Namun Djamil tetap meminta agar para calon jamaah haji tetap berjaga dan waspada. Ia menyebut, pada 13 Agustus mendatang akan melakukan koordinasi dengan pusat kesehatan haji dan Kementerian Kesehatan dilanjutkan dengan rapat dengan Kemenkokesra.

''Jangan kemudian terlalu kita blow up, lalu jamaah kasihan, jadi takut,'' ujarnya.

Djamil mengatakan saat ini pihaknya masih terus mengkaji bagaimana cara menyikapi keberadaan virus ebola serta bagaimana melindungi dan mengantisipasi terjangkitnya jamaah haji dari virus tersebut.

''Semua harus diselidiki dan dikaji dulu. Kalau kurang akurat malah bisa membuat jamaah was-was,'' ujarnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA