Sunday, 24 Zulhijjah 1440 / 25 August 2019

Sunday, 24 Zulhijjah 1440 / 25 August 2019

Arnoud Van Doorn, Tokoh Partai Anti-Islam pun Bersyahadat (Bagian-3, habis)

Ahad 17 Mar 2013 20:21 WIB

Rep: afriza hanifa/ Red: Damanhuri Zuhri

Dua Kalimat Syahadat (ilustrasi).

Dua Kalimat Syahadat (ilustrasi).

Foto: kaligrafibambu.com

REPUBLIKA.CO.ID, -- Sebuah tweet pernyataan keislaman dari Arnoud van Doorn membuat Belanda geger. Betapa tidak, Doorn bukanlah politikus biasa. Ia berasal dari partai yang dikenal sering memojokkan dan menyerang Islam. "Menurut beberapa orang, saya ini pengkhianat," ujar Doorn.

Para politikus anti-Islam di Belanda tak mau tinggal diam. Mereka memanfaatkan keislaman Doorn untuk melemahkannya. Kendati demikian, Doorn tak patah semangat. Sebab, menurut dia, masih banyak orang yang mendukungnya. Mereka merespons positif keislamannya.

"Banyak pula yang mengatakan bahwa saya benar-benar membuat keputusan yang tepat. Saya juga menerima beberapa dukungan melalui twitter,'' ungkap Doorn.

Ia melanjutkan, ''Rasanya menyenangkan bahwa orang-orang yang tak mengenal saya secara pribadi kemudian memahami situasi saya dan mendukung pilihan saya."

Meski dicerca para koleganya, sang politikus tak pernah menyesal akan pilihannya ke jalan Islam. Sebaliknya, ia merasa melakukan banyak kesalahan sebelum berislam.

Maka, setelah menjadi mualaf, ia berusaha untuk membenahi diri. "Saya merasa bahwa akhirnya menemukan jalan saya. Saya menyadari bahwa ini adalah awal dan saya masih harus banyak belajar."

n

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA