Tuesday, 5 Rabiul Awwal 1440 / 13 November 2018

Tuesday, 5 Rabiul Awwal 1440 / 13 November 2018

Islamic Centre Samarinda Pesona di Tepian Mahakam (2)

Kamis 03 Apr 2014 13:55 WIB

Red: Chairul Akhmad

Masjid Islamic Centre Samarinda, Kalimantan Timur.

Masjid Islamic Centre Samarinda, Kalimantan Timur.

Foto: Antara/Amirullah

Oleh: Mohammad Akbar

Total Bangunan Persada tercatat sebagai kontraktor pelaksana pada pembangunan Masjid Islamic Centre Samarinda.

Sedangkan, konsultan perencana arsitektur menggunakan jasa dari arsitektur Achmad Noe’man yang dikenal sebagai arsitektur seribu masjid.

Sementara itu, dilihat dari foto udara, tampak adanya empat menara. Posisi menara itu menyatu dengan empat sudut dari bangunan yang berbentuk bujur sangkar. Empat menara itu memiliki tinggi 70 meter.

Sedangkan, dua menara lainnya berada di pintu gerbang dengan tinggi 57 meter. “Terus terang, aku langsung jatuh cinta pada masjid cantik ini pada pandangan pertamaku,” tulis seorang bloger.

Ratusan kolom

Beranjak ke bagian selasar masjid, akan tersaji lagi sebuah pesona yang cukup memesona. Selasar ini berfungsi sebagai penghubung antara gerbang utama dan menara utama ke bangunan utama masjid.

Pada bagian ini terdapat tiang-tiang kolom yang berjumlah ratusan. Di antara tiang-tiang kolom itu dihubungkan dengan lengkungan yang menjadi cerminan dari ciri arsitektur Islami di Kordoba, Spanyol.

Bagian selasar ini mengelilingi sisi timur, utara, hingga ke selatan bangunan utama masjid. Berada di bagian selasar ini maka akan terlihat adanya sebuah ruang-ruang yang tak berujung. Pada saat malam telah tiba, pesona bagian selasar ini semakin memikat lewat pantulan dari lampu lapis kuningan yang memendarkan warna kekuningan.

Memasuki ke bagian dalam maka akan terlihat bangunan yang memiliki dua lantai. Pada lantai dasar dari bangunan ini lebih difungsikan sebagai ruang pertemuan, seminar, hingga resepsi. Kapasitas daya tampung dari lantai ini bisa mencapai 5.000 orang. Untuk material lantainya, dipilih dari bahan granit dengan corak beraneka warna.

Asterianto mengungkapkan, kapasitas dari bangunan utama ini bisa menampung jamaah hingga 20 ribu orang. Untuk ibadah shalat, terdapat di lantai dua. Di bagian ini terdapat juga satu lantai mezanine.

Saat memasuki bagian ini, pandangan mata akan langsung tertuju untuk melihat bagian kubah. Di bagian ini dihiasi dengan hadirnya motif segitiga yang saling berkaitan. Motif itu mengeliling bagian dalam kubah.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA