Tuesday, 16 Syawwal 1443 / 17 May 2022

Ayo, Generasi Muda Jangan Jauh dari Alquran!

Kamis 23 May 2013 12:36 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Citra Listya Rini

Kitab Suci Alquran (ilustrasi).

Kitab Suci Alquran (ilustrasi).

Foto: wordpress.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Generasi muda muslim diharapkan dapat memegang peran penting dalam kemajuan Islam di Indonesia. Sangat disayangkan bila generasi muda yang diharapkan menjadi penerus kemajuan Islam ini semakin jauh dari kebiasaan membaca dan mendengarkan ayat-ayat suci Alquran.

Itulah yang menjadi keprihatinan para ulama Alquran dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Ulama Alquran di Serang Banten. Pakar Tafsir Alquran Indonesia, Quraish Shihab mengatakan enggannya generasi muda Islam membaca dan mempelajari Alquran memang sangat memprihatinkan.

Walaupun ia menyadari enggannya generasi muda membaca dan mempelajari kitab suci bukan hanya terjadi di agama Islam saja. Melainkan fenomena ini juga terjadi hampir di seluruh agama di dunia. Quraish khawatir kedangkalan pemahaman Alquran oleh generasi muda Islam ini apabila terus berkelanjutan dapat berdampak buruk bagi kualitas anak bangsa.

"Karena itu dibutuhkan pendekatan berbeda yang dilakukan oleh para guru, ustaz dan ulama kepada generasi muda agar tetap memiliki minat untuk membaca dan mempelajari Alquran," kata mantan Menteri Agama (Menag) era presiden Soeharto ini.

Quraish mengimbau ulama-ulama harus pandai-pandai menunjukkan betapa Alquran bisa menjadi petunjuk ril bagi solusi permasalahan hidup para generasi muda. "Harus dijabarkan secara merinci bagaimana teks Alquran itu dapat menjawab realitas yang ada," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA