Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Ceramah Terakhir Mbah Moen Soal Keutuhan Bangsa

Selasa 06 Aug 2019 14:48 WIB

Red: Ani Nursalikah

Menteri Agama sekaligus Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin melihat jenazah KH Maimoen Zubair sebelum pelaksanaan shalat jenazah di Kantor Urusan Haji Indonesia, Makkah, Selasa (6/8).

Menteri Agama sekaligus Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin melihat jenazah KH Maimoen Zubair sebelum pelaksanaan shalat jenazah di Kantor Urusan Haji Indonesia, Makkah, Selasa (6/8).

Foto: Republika/M Hafil
Menurut Lukman, Mbah Moen menyampaikan ceramahnya tersebut dengan penuh keilmuan.

REPUBLIKA.CO.ID, Laporan Muhammad Hafil dari Makkah, Arab Saudi 

Baca Juga

MAKKAH -- Menteri Agama sekaligus Amirul Haj Indonesia Lukman Hakim Saifuddin menceritakan soal aktivitas KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) menjelang meninggalnya. Berdasarkan informasi yang dia terima, Mbah Moen bercemarah soal cinta Tanah Air.

"Di akhir hayatnya, beliau ceramah soal menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara dan soal cinta tanah air," kata Lukman usai melakukan shalat jenazah Kiai Maimoen di Kantor Urusan Haji Indonesia Makkah, Selasa (6/8).

Menurut Lukman, Mbah Moen menyampaikan ceramahnya tersebut dengan penuh keilmuan. Karenanya itu, semangatnya itu yang harus dipelihara oleh para penerusnya.

Selain itu, Lukman menceritakan, sebelum meninggal, Mbah Moen tak menunjukkan tanda-tanda penyakit serius. "Cepat saja (proses) berpulangnya. Dan, keinginan beliau untuk meninggal di Makkah terkabulkan," kata Lukman.

Wakil Amirul Haj sekaligus Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas berduka cita atas meninggalnya Mbah Moen. Dia berharap ada penerus ulama-ulama wasathiyah seperti Mbah Moen.

"Itu kebutuhan umat untuk terus mengkader ulama-ulama washatiyah yang teduh bagi semuanya, bagi kemanusiaan, dan bagi bangsa dan negara," kata Busyro di Kantor Urusan Haji Indonesia Makkah, Selasa (6/8).

Busyro ikut menshalatkan jenazah Kiai Maimoen di Kantor Urusan Haji Indonesia Makkah. Atas nama Muhammadiyah, dia mengucapkan belasungkawa.

"Atas nama PP Muhammadiyah kita menyatakan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarganya diberikan ketabahan dan kesabaran dan mampu meneruskan amal-amal saleh," kata Busyro.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA