Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

DMI Rilis Panduan Masjid Ramah Anak

Senin 11 Mar 2019 15:36 WIB

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Hasanul Rizqa

DMI Rilis Panduan Masjid Ramah Anak;. (Ilustrasi) Logo DMI

DMI Rilis Panduan Masjid Ramah Anak;. (Ilustrasi) Logo DMI

Foto: dmi.or.id
DMI juga sebelumnya merilis gerakan nasional Sejuta Masjid Ramah Anak (Semarak).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Dewan Masjid Indonesia (DMI) merilis buku Panduan Pengembangan Masjid Ramah Anak, hari ini. Hal itu diungkapkan Ketua Pimpinan Pusat DMI Bidang Pemberdayaan Potensi Muslimah, Anak, dan Keluarga (PPMAK) Maria Ulfah Anshor.

Dia menjelaskan, buku tersebut merupakan hasil kerja sama antara Departemen PPMAK PP DMI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPAA), dan Direkrorat Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama.

Baca Juga

"Alhamdulillah, buku Panduan Pengembangan Masjid Ramah Anak telah kami sosialisasikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I DMI Tahun 2018," tutur Maria Ulfah dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Senin (11/3).

Buku ini, lanjut dia, akan menjadi rujukan utama dalam menguatkan konsolidasi dan koordinasi gerakan nasional Sejuta Masjid Ramah Anak (Semarak) yang diinisiasi DMI. Program ini adalah salah satu unggulan dari PP DMI.

Sebagai bagian dari pusat pembangunan bangsa, partisipasi aktif masjid dapat ditingkatkan dengan cara merespons dan mengimplementasikan Semarak. Maria Ulfah juga berharap, seluruh masjid yang termasuk binaan DMI dapat mengimplementasikan program tersebut.

photo

(Ilustrasi) Sejumlah anak-anak mengaji Iqra di Masjid Perahu atau Agung Al-Munada Baiturrahman, Jakarta, Rabu (14/11).

Sementara itu, Ketua Umum PP DMI Muhammad Jusuf Kalla (JK) menghimbau agar setiap masjid dapat menjadi wadah pengembangan aktivitas anak-anak. Menurut sosok yang juga wakil presiden RI itu, orang tua lebih baik mengarahkan buah hatinya untuk meramaikan lingkungan masjid daripada berkeliaran di jalan-jalan, mal, atau tempat lain yang cenderung berpotensi bahaya bagi mereka.

"Di luar waktu sholat, masjid bisa digunakan untuk aktivitas anak-anak," ucap JK.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA