Monday, 19 Zulqaidah 1440 / 22 July 2019

Monday, 19 Zulqaidah 1440 / 22 July 2019

World Zakat Forum Memperkuat Lembaga Filantropi di Indonesia

Selasa 04 Dec 2018 19:11 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Andi Nur Aminah

Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MS.

Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MS.

Foto: Dok SBBI
Kerja sama antar lembaga filantropi dapat menciptakan banyak peluang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Forum Zakat Dunia atau World Zakat Forum (WZF) akan menggelar International Conference 2018 yang digelar di Melaka, Malaysia pada 5-6 Desember 2018. Adapun tema yang diangkat dari kegiatan ini adalah penguatan kerja sama antarorganisasi pengelola zakat di dunia untuk mewujudkan kesejahteraan umat.

Cendikiawan Muslim Didin Hafidhuddin menilai kegiatan ini dapat memperkuat lembaga filantropi di Indonesia. Hal ini mengingat potensi zakat di Indonesia cukup besar. “Lembaga filantropi di Indonesia harus menyadari harus bekerja sama, tidak bisa sendirian, tidak mampu menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, dunia sangat membutuhkan kerja sama, koordinasi, apalagi di Indonesia jangan masing-masing,” ujarnya ketika dihubungi Republika.co.id, Selasa (4/12).

Menurutnya, melalui kerja sama antar lembaga filantropi dapat menciptakan peluang seperti di bidang pendidikan, ketrampilan para mustahik dan pemberdayaan umat. “Misalnya sekolah anak yatim merupakan kerja sama dari semua lembaga kemanusiaan, bikin pilot project menghadirkan anak yatim yang memiliki ketrampilan, kecerdasaan kemudian bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Harapannya, ke depan menurutnya, Indonesia dapat menjadi contoh model bagi pengembangan dunia perzakatan. Sebab, zakat mengandung dua makna yakni penghimpunan yang baik dan pemberdayaan secara maksimal. “Secara umum lembaga filantropi sudah sangat luar biasa, ketika musibah cepat datang dalam waktu dua jam, karena masih bekerja sendiri, walaupun kerja sama setelah beberapa hari. Ke depan, langsung bergerak bersama karena musibah bukan hari itu saja, tetapi recoverynya banyak yang membutuhkan membuat rumah, sekolah, pesantren, masjid memerlukan dana,” ungkapnya. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA