Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Penjelasan Alquran Mengapa Kita Harus Menuntut Ilmu

Selasa 17 Dec 2019 09:49 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Nashih Nashrullah

Alquran menekan pentingnya menuntut ilmu bagi Muslim. Sejumlah santri memaknai kitab kuning saat mengaji Kilatan Kitab di Pondok Pesantren Almiizan, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/5).

Alquran menekan pentingnya menuntut ilmu bagi Muslim. Sejumlah santri memaknai kitab kuning saat mengaji Kilatan Kitab di Pondok Pesantren Almiizan, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/5).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Menuntut ilmu merupakan salah satu kewajiban bagi umat Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pendidikan dan pengajaran kepada manusia agar menjadi insan yang memiliki kompetensi dan kualitas diri unggul merupakan salah satu risalah yang dibawa Alquran. 

Adapun pendidikan yang disampaikan Alquran merupakan pelajaran yang sesuai dengan audiensnya yang tak lekang oleh waktu. 

Dalam banyak firman-Nya, Allah kerap mengisyaratkan dengan tegas kepada manusia untuk menimba ilmu, menjadi insan yang terdidik. 

Baca Juga

Tak sedikit ayat Alquran yang memerintahkan manusia agar senantiasa menjadi manusia yang berpikir. Bahkan, ayat pertama yang Allah turunkan melalui Rasulullah adalah perintah untuk membaca: iqra! 

Risalah Alquran juga mengajarkan tentang hikmah dan menyerukan manusia agar menggunakan nalarnya untuk berpikir yang benar. Mencari kebenaran, dan menjauhi serta meninggalkan yang batil. Hikmah inilah yang kemudian membuka pikiran orang-orang yang buta huruf agar lebih giat dalam mencari ilmu. 

Bahkan secara tegas Allah telah memberikan derajat yang setinggi-tingginya bagi hamba-Nya yang menuntut ilmu. Tingginya derajat orang yang menuntut ilmu berada jauh di atas orang-orang yang tidak memiliki gairah dalam menuntut ilmu.  

Dalam Alquran surah al-Mujadilah ayat 11, Allah SWT berfirman: 

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انشُزُوا فَانشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Ya ayyuhaladzina amanu idza qila lakum tafassahu fil-majalisi fafsahu yafsahillahu lakum wa idza qilan syudzu yansyudzu yarfa'i-llahu alladzina minkum walladzina utul-ilma darojat.Wwallahu bima ta'maluna khabir,".  

Yang artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan padamu, 'berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,' maka lapangkanlah. Nisacaya Allah akan memberikan kelapangan padamu. Dan apabila dikatakan, 'berdirilah kamu' maka berdirilah. Niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan (hanya) kepada Allah hendaknya orang-orang beriman."  

Selain perintah untuk menuntut ilmu, Alquran sendiri sejatinya merupakan sumber ilmu. Misalnya, Alquran merupakan kitabullah yang mana di dalamnya terdapat mukjizat dari literasi dan sastra yang Mahadahsyat. Salah satu penyempurna kemukjizatan Alquran adalah penggunaan kata-katanya yang ringkas (ijaz) akan tetapi mengandung arti yang begitu luas. 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA