Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

JIC Bangun Cinta Alquran dengan Gerakan ODOJ

Rabu 30 Jan 2019 12:23 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Andi Nur Aminah

Seorang jamaah membaca Alquran (ilustrasi)

Seorang jamaah membaca Alquran (ilustrasi)

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Awalnya grup ini beranggotakan 10 orang, tapi saat ini sudah menjadi 150 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jakarta Islamic Centre (JIC) membangun kecintaan umat terhadap Alquran melalui tilawah Alquran One Day One Juz (ODOJ). Ini adalah sebuah gerakan para pencinta Alquran.

Kepala Devisi Dakwah Badan Managemen JIC, Maarif Fuadi mengatakan, gerakan ini sudah dibentuk JIC sejak 2016 silam. "Dibentuknya grup tilawah Alquran ODOJ untuk memfasilitasi dan mempermudah umat Islam agar dapat membiasakan diri membaca Alquran," ujar Maarif dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Rabu (30/1).

Dia menuturkan, awalnya grup ini hanya beranggotakan 10 orang. Tapi saat ini sudah beranggotakan sekitar 150 orang. Mereka terdiri atas warga Jakarta maupun dari luar Jakarta. "Bahkan dari luar pulau Jawa juga banyak," ucap Maarif yang juga sebagai pendiri gerakan ODOJ.

Menurut Ma'arif, ada beberapa manfaat yang akan didapatkan anggota ODOJ JIC. Di antaranya, akan ditolong oleh Alquran pada hari kiamat. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW yang mengatakan: "Bacalah Alquran, karena Alquran akan menolong para pembacanya di hari kiamat." (HR Muslim)

Selain itu, kata Ma'arif, anggota ODOJ JIC juga akan dapat menjadi manusia terbaik, bisa meningkatkan kedekatan dengan Alquran, melatih agar lebih disiplin dalam membaca Alquran, dan bisa memperluas tali silahturahim sesama anggota. Sementara itu, Ketua ODOJ JIC, Susanti menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya, anggota ODOJ dibagi dalam beberapa grup yang terdiri atas 30 orang.

"Dalam grup tersebut, para anggota ODOJ dapat saling membantu dan menyemangati rekan-rekannya dalam membaca Alquran dan saling mengingatkan dalam kebaikan sekaligus memperluas jalinan tali silahturahmi," kata Susanti.

Sementara, syarat menjadi anggota ODOJ JIC adalah beragama Islam, memiliki aplikasi WhatsApp, berkomitmen untuk membaca Alquran setiap hari dan bersedia mengikuti dan mematuhi peraturan dari grup ODOJ JIC. Kepala Sekretariat JIC, Ahmad Juhandi mendukung gerakan ODOJ dan dia mengajak seluruh kaum Muslimin dan Muslimat untuk ikut bergabung.

Dengan bergabung di gerakan ODOJ JIC, menurut dia, bacaan Alquran-nya bisa istiqamah dan terukur karena selalu dipantau sesama anggota. Bagi yang ingin bergabung dengan ODOJ JIC dapat mengirimkan data pribadinya dan nomor telpon yang ada aplikasi WA-nya melalui nomor 0816-1422-872.

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA