Selasa, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Selasa, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Emil Pesan Indonesia Terus Jaga Ukuwah Islamiyah

Selasa 01 Jan 2019 01:46 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Dwi Murdaningsih

Sejumlah pengunjung yang berada di acara Muhasabah Akhir Tahun Republika di Mesjid Pusdai, Senin (31/12) antusias bertanya ke stan program hapus tato tentang tata cara ikut program tersebut.

Sejumlah pengunjung yang berada di acara Muhasabah Akhir Tahun Republika di Mesjid Pusdai, Senin (31/12) antusias bertanya ke stan program hapus tato tentang tata cara ikut program tersebut.

Foto: Republika/Fauzi Ridwan
Perbedaan pilihan jangan sampai membuat bertengkar.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - -Gubernur Ridwan Kamil mengucapkan selamat tahun baru 2019 kepada seluruh warga Jawa Barat. Ia pun mengajak warganya untuk menyambut tahun baru dengan kehidupan yang lebih baik dan lebih optimistis.

Ridwan Kamil pun berpesan pada masyarakat Indonesia untuk terus menjaga ukhuwah. Karena, agama islam mengajarkan sesama muslim memang harus menjaga ukhuwah islamiyahnya.

"Kan muslim juga beda pilihan biasa kenapa harus parasea (bertengkar,red) ga bagus," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil saat menghadiri acara Muhasabah Republika di Masjid Pusdai, Senin malam (31/12).

Emil berpesan pada semua masyarakat Jabar agar jangan bertengkar. Semua, harus mulai menahan diri sejak dari lisan, tulisan dan sebagainya.

"Jadi pilihan di April bebas dah itu mah hak tapi jangan ganggu ukhuwah islamiyah kita. Fastabihul khoirot jadi demokrasi ke depan yang mengedepankan sisi baik aja," katanya.

Menurut Emil, beberapa hari lalu, ia mengirimkan bantuam sumbangan langsung ke Lampung Selatan lalu ke Pandeglang. Ternyata, habis rumahnya. Padahal, sebelumnya semua berduka dengan tsunami di Palu dan Lombok.

"Saya merenung, kira-kira pesan apa dibalik ini," katanya.

Ternyata, kata dia, pesan pertama adalah manusia tak bisa apa-apa kecuali atas izin Allah. "Jabar relatif tak banyak bencana atas izin Allah. Kan ada takdir dan ada nasib. Kalau takdir tak bisa diubah," katanya.

Emil mencontohkan, sudah takdirnya kita lahir di Indonesia yang banyak gunung berapinya. Misalnya, Danau Toba itu sebenarnya kawah bukan danau. Sedangkan Gunung Krakatau meletus 1883 dan menyebankan se-Indonesia mengalami musim dingin.

Emil juga berdoa pada 2019 Indonesia akan jauh berkurang perihal kebencanaannya.  Emil mengungkap dirinya berkegiatan di Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat untuk bermuhasabah dan berefleksi akhir tahun.

"Imbauan dari saya, intinya silahkan bergembira, tapi jangan berlebihan, dan jangan melakukan hal yang berpotensi mengganggu ketertiban, karena suasana batin republik ini sedang banyak bersedih ketimbang gembiranya di akhir- akhir tahun ini," kata Emil,

Emil pun mengajak Warga Jawa Barat agar banyak- banyak berdoa dan mendoakan saudara yang sedang berkesusahan karena bencana yang terjadi.

Terkait resolusi di tahun baru 2019, Emil mengaku dirinya sangat bersemangat untuk mengawal lebih dari 40 proyek strategis Provinsi Jawa Barat, dan memastikan Jawa Barat ngabret pada perubahan yang berkemajuan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA