Selasa, 4 Rabiul Akhir 1440 / 11 Desember 2018

Selasa, 4 Rabiul Akhir 1440 / 11 Desember 2018

Satu Abad Muallimin-Muallimat, ini Pesan Haedar dan Gubernur

Kamis 06 Des 2018 20:31 WIB

Rep: Neni Ridarineni/ Red: Nashih Nashrullah

Presiden Joko Widodo menghadiri Puncak Peringatan Milad  1 abad Madrasah Muallimin -Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta di Kampus  Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (6/12)

Presiden Joko Widodo menghadiri Puncak Peringatan Milad 1 abad Madrasah Muallimin -Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta di Kampus Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (6/12)

Foto: Republika/Neni Ridarineni
Satu abad Madrasah Muallimin-Muallimat momentum tingkatkan kualitas.

REPUBLIKA.CO.ID,  YOGYAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir memberikan pesan khusus bagi para siswa Madrasah Muallimmin-Muallimaat Muhammadiyah. 

Pesan tersebut disampaikan dalam Puncak Peringatan Milad 1 Abad Madrasah Muallimin-Muallimat Muhammadiyah di Kampus Madrasah Muallimin Yogyakarta, Kamis (6/12). 

Haedar mengatakan, khusus untuk Muallimat, sebagaimana dulu Aisyiyah yang merintis sebagai gerakan perempuan pertama yang telah melahirkan kongres perempuan pertama, dirinya berharap dari rahim muallimaat harus lahir generasi baru perempuan Aisyiyah. 

“Aisyah’ baru, Muslimah pelopor peradaban di republik ini. Insya Allah akan menjadi pilar bangsa dan negara,”ujarnya. 

Lebih lanjut, dia atas nama Pimpinan Muhammadiyah berpesan, agar menjadikan momentum satu abad Madrasah Muallimin-Muallimat sebagai tonggak sejarah untuk melakukan transformasi kualitas. 

Dengan demikian, dia berharap dari kampus ini lahir kader bangsa, kader untuk kemanusiaan universal, kader umat dan kader persyarikatan, yang punya karakter akhlakul karimah, ilmunya mencerahkan hati dan pikirannya, bukan secara agama ritual, dan aksesori tiruan, melainkan agama yang memberikan ruh keadaban diri sekaligus generasi yang cerdas berkemajuan. 

Haedar menambahkan Indonesia dan mayoritas Muslim di negeri ini dalam memasuki abad baru meniscayakan lahirnya sumber daya manusia yang cerdas dan berkemajuan. Dari rahim madrasah Muallimin Muallimaat Muhamadiyah inilah abad baru bisa diraih.  

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkun Buwono X dalam sambutannya mengatakan peringatan 1 abad Madrasah Muallimin Muallimaat dengan tema “Diaspora Anak Panah Muhammadiyah Melintasi Zaman’ artinya madrasah Muallimin Muallimaat sebagai kader Muhammadiyah siap berdiaspora melintasi zaman. sudah siap memasuki abad baru di tengah masyarakat global.  

Harapan selanjutnya, kata dia, Insya Allah Madrasah Muallimin Muhammadiyah ini lahir dengan memajukan bangsa dan memajukan peradaban Islam yang otentik dengan melahirkan Islam sebagai rahmatan lil alamin. 

“”Dengan visi seperti itulah saya yakin dan percaya Madrasah Muallimin Muallimaat Muhammadiyah yang cerdas memaknai tema itu dan tetap dapat menjaga karakternya humanis dan sumringah ing qolbu,” kata Sultan mengakhiri sambutannya.  

 

Peringatan milad 1 abad Madrasah Muallimin Muallimaat ini juga dihadiri , Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Mensesneg Pratikno, mantan ketua umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif semua siswa siswi Madrasah Muallimin Muallimaat Muhamadiyah Yogyakarta, para guru dan karyawan, para pengurus dan sesepuh Muhammadiyah dan Aisyiyah Yogyakarta, serta tamu undangan lainnya yang berjumlah sekitar 2500 orang. nneni ridarineni

 

a

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES