Tuesday, 4 Rabiul Akhir 1440 / 11 December 2018

Tuesday, 4 Rabiul Akhir 1440 / 11 December 2018

MUI Depok akan Buat Buku Peta Dakwah

Kamis 06 Dec 2018 16:57 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Agung Sasongko

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok mengadakan kegiatan Pelatihan Penelitian dan Penulisan Buku Peta Dakwah di Kota Depok di Aula Gedung MUI Kota Depok, Kamis (6/12/2018).

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok mengadakan kegiatan Pelatihan Penelitian dan Penulisan Buku Peta Dakwah di Kota Depok di Aula Gedung MUI Kota Depok, Kamis (6/12/2018).

Foto: Dok Diskominfo Depok
Buku ini nantinya akan menggambarkan secara sistematis peta dakwah di wilayah depok.

REPUBLIKA.CO.ID,  DEPOK -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok mengadakan kegiatan Pelatihan Penelitian dan Penulisan Buku Peta Dakwah di Kota Depok di Aula Gedung MUI Kota Depok, Kamis (6/12/2018). Acara dibuka Wali Kota Depok Mohammad Idris.

"Kami membuat penelitian dan penulisan buku peta dakwah di Kota Depok agar dalam penyelenggaraan dakwah, harus dilaksanakan dengan tepat sasaran berdasarkan data yang terukur, akurat, dan lengkap sesuai dengan kondisi di lapangan," ujar Sekretaris MUI Kota Depok, Khairullah Ahyari.

Khairullah mengatakan, peta dakwah yang nanti disusun oleh MUI Kota Depok bisa dalam bentuk bagan atau pun berbagai diagram yang dibuat dalam bentuk sebuah peta. Peta ini juga dibuat berdasarkan kecamatan yang ada di Kota Depok.

"Misal, di Kecamatan Sawangan nanti akan diketahui punya ustadz berapa, yang haji sudah berapa, punya majelis taklim berapa, ada berapa pesantren, usia produktifnya berapa," tuturnya.

Dia menambahkan, kedepannya akan diketahui terkait materi apa yang perlu diberikan oleh ustaz setempat di wilayah tersebut. "Kalau ternyata akidahnya yang masih kurang, kita akan rekomendasikan materi akidah diperkuat di sana. Atau pun materi lainnya yang dibutuhkan," terang Khairullah.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengutarakan, bahwa dakwah yang dijalankan adalah dakwah karena Allah. Walaupun, terdapat perbedaan wadah atau organisasi yang menaungi. Namun begitu, butuh peta dakwah yang menggambarkan secara sistematis dan terperinci mengenai subjek, objek, dan lingkungan dakwah, dengan satuan unit wilayahnya.

"Dalam peta dakwah ini harus memenuhi berbagai unsur, mengenai tipenya, jenisnya, latar belakang pendidikan dan lain sebagainya," jelas Idris.

Menurut Idris, banyak unsur pula yang harus masuk dalam peta dakwah di Kota Depok, seperti perkiraan masa depan dakwah di Depok. Misalnya, bagaimana tantangan ideologis yang bakal dihadapi, sehingga ke depan harus dicarikan alternatif program prioritasnya.

"Untuk membuat peta dakwah ini sangat butuh banyak relawan, semoga dengan pelatihan ini bisa menjadi satu pemahaman awal mengenai penting dan kuatnya tekad MUI Depok dalam membuat peta dakwah," pungkas Idris.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES