Rabu, 8 Safar 1440 / 17 Oktober 2018

Rabu, 8 Safar 1440 / 17 Oktober 2018

Tokoh NU DKI Jakarta Dukung Ma'ruf Amin

Jumat 12 Okt 2018 23:07 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Andi Nur Aminah

Warga Nahdliyin

Warga Nahdliyin

Foto: Antara
Dukungan yang diberikan karena Kiai Ma'ruf merupakan representasi dari NU.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Puluhan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) se-DKI Jakarta memberikan dukungannya kepada calon wakil presiden (cawapres) KH Ma'ruf Amin. Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar NU (PBNU) Masduki Baidlowi mengatakan, pertemuan yang dihadiri hampir seluruh pengurus Pengurus Wilayah NU (PWNU) DKI Jakarta, juga bertujuan bersilaturahim dengan mantan Rais Aam PBNU tersebut.

Ia menjelaskan, Kiai Ma'ruf juga telah memberikan arahan kepada para tokoh NU. "Jadi aqidah Islam ahli sunnah wal jamaah yang selama ini ada dalam pemahaman warga NU bagaimana agar tidak tergerus dan ini dititipkan pada kiai sebagai cawapres," kata dia seusai melakukan pertemuan di kediaman Kiai Ma'ruf, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/11) malam.

Ia menambahkan, dalam pertemuan itu juga dibahas langkah ke depan jika Kiai Ma'ruf terpilih sebagai Wakil Presiden. Langkah itu, kata dia, di antaranya adalah mempersiapkan strategi menjaga aqidah, ideologi, juga masalah kenegaraan.

Ia menegaskan, dukungan yang diberikan karena Kiai Ma'ruf merupakan representasi dari NU. "Maka sudah otomatis bahwa kedatangan para warga NU ke sini justru dalam rangka mendukung tentu saja," kata dia.

Dukungan ini dinilai penting, lantaran saat ini Kiai Ma'ruf khawatir dengan maraknya kelompok yang mengatasnamakan gerakan Islam namun bertentangan dengan prinsip dasar dan ideologi bernegara. Kiai Ma'ruf sendiri tak banyak bicara mengenai dukungan tersebut. Ia mengatakan pertemuan itu hanyalah sekadar silaturahim.

"Ya mereka silaturahmi jamaah kita di Jakarta dari berbagai wilayah. Mereka bertemu saya untuk berbincang masalah macam-macam. Sebagai saya yang dianggap kiai, ingin diskusi mengenai masalah agama aqidah negara," katanya.

 

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA