Thursday, 9 Safar 1440 / 18 October 2018

Thursday, 9 Safar 1440 / 18 October 2018

Aceh Barat Inisiasi Kampung Muslim

Kamis 11 Oct 2018 22:43 WIB

Red: Agung Sasongko

Umat Islam melaksanakan shalat (ilustrasi).

Umat Islam melaksanakan shalat (ilustrasi).

Foto: Antara/Retno Esnir
Kampung muslimin harus membina para kaum pemuda sehingga terjauhkan dari narkoba

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh merintis pembentukan "Kampung Muslim" sebagai salah satu upaya penerapan syariat Islam secara sempurna (kaffah) di daerah itu.

Bupati Aceh Barat, H Ramli, MS di Meulaboh, mengatakan, penataan kampung muslim meliputi beberapa aspek pembinaan yang akan diterapkan, seperti aspek agama untuk wanita wajib yang berhijab harus dengan benar.

"Bagi Pemerintah Kabupaten  Aceh Barat ini merupakan salah satu langkah untuk mendukung tegaknya syariat Islam," katanya di sela sela membuka seminar Kampung Muslimin di Aula Bappeda Aceh Barat, di Meulaboh, Kamis.

Seminar sehari itu diisi oleh pemateri pakar dan tokoh agama di Provinsi Aceh, seperti mantan Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Prof dr Syahrizal Abbas, MA, mantan Walikota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal, SE , dan anggota DPR Aceh Dr Hj Mariati MR, M.Si.

Ramli MS, menyampaikan, seminar kampung muslimin diisi oleh narasumber yang kompeten, ia berharap narasumber itu dapat memberikan masukan sehingga  mencapai sasaran kampung muslimin yang dicita-citakan.

Beberapa kebijakan yang akan dilakukan pada kampung muslimin pertama, pembinaan agama, dengan sasaran generasi berumur 12 tahun bisa sholat jenazah, hafizh quran.

Kemudian, bagi wanita berhijab secara benar dan kebiasaan magrib mengaji di setiap rumah, kedua pembinaan Undang - Undang Dasar Negara RI, ketiga, pada kampung muslimin harus dibina bidang kesehatan.

Selanjutnya keempat, terkait pemuda, maka kampung muslimin harus membina para kaum pemuda sehingga terjauhkan dari narkoba. "Kita harapkan kampung muslimin menjadi pilot project bagi daerah lain. Yang menjadi pilot project sebanyak 35 kampung dalam Kabupaten Aceh Barat," ungkapnya.

Sebelumnya juga telah dilaksanakan seminar kurikulum muatan lokal yakni untuk melahirkan kebijakan guru pesantren mengajar di sekolah umum (SD dan SMP) sebagai implementasi visi misi penerapan syariat Islam di daerah itu.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA