Sabtu, 9 Rabiul Awwal 1440 / 17 November 2018

Sabtu, 9 Rabiul Awwal 1440 / 17 November 2018

Ikadi: Jangan Ada Lagi Penolakan Dai

Jumat 07 Sep 2018 18:08 WIB

Red: Agung Sasongko

Satori Ismail

Satori Ismail

Foto: Agung Supriyanto/Republika
dai terjun langsung ke masyarakat hanya untuk memberikan pencerahan kepada umat

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia (IKADI), KH Ahmad Satori Ismail berharap tak terjadi lagi penolakan terhadap seorang ustaz yang ingin menyampaikan kebaikan kepada umat Islam. Hal ini disampaikan Satori karena akhir-akhir ini kembali muncul penolakan terhadap Ustadz Abdul Somad (UAS) di Jawa Tengah.

"Kalau kami dari para dai mengharapkan tidak terjadi lagi persekusi atau penolakan-penolakan terhadap para dai siapapun dainya," ujar Satori saat dihubungi Republika.co.id, Jumat (7/9).

Dia mengatakan bahwa seorang dai terjun langsung ke masyarakat hanya untuk memberikan pencerahan kepada umat. Selain itu, menurut dia, seorang dai juga hanya untuk mengajak pada kebaikan dan menjauhkan umat dari kemungkaran.

"Karena dai ini kan untuk memberi pencerahan kepada umat, menyampaikan amar makruf nahi mungkar kepada umat," ucap Satori.

Kiai Satori mengatakan, jika para dai ditolak, maka dikhawatirkan Allah akan memberikan ujian-ujian terhadap masyarakat Indonesia. Karena, menurut dia, seorang dai itu mempunyai niat yang baik untuk kebaikan umat Islam.

"Diantaranya ujian-ujian itu doa-doanya gak dikabulkan. Nah ini kan kasihan. Suatu umat yang amar makrufnya tidak jalan, dikhawatirkan doanya tidak dikabulkan dan akan muncul perpecahan-perpecahan," katanya.

Selain itu, tambah dia, jika tetap terjadi penolakan terhadap dai, ditakutkan akan muncul orang-orang yang kurang senang terhadap agama, baik komunis ataupun orang-orang yang tidak beragama.

"Kalau kami sih menginginkan tidak ada lagi penolakan-penolakan," jelas Kiai Satori.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES