Selasa, 4 Zulqaidah 1439 / 17 Juli 2018

Selasa, 4 Zulqaidah 1439 / 17 Juli 2018

Jokowi Dapat Hadiah Mushaf Alquran dari Penganut Konghucu

Kamis 12 Juli 2018 10:04 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Andi Nur Aminah

Alquran/Ilustrasi

Alquran/Ilustrasi

Mushaf Alquran sulaman itu dikerjakan selama tiga tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang penganut Konghucu taat asal Malaysia, Tan Sri Lee Kim Yew, memberikan hadiah mushaf Alquran sulaman kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/7) kemarin. Tan Sri Lee Kim Yew juga merupakan Ketua Cheng Ho Multiculture Education Trust Malaysia.

Menurutnya, mushaf Alquran sulaman tersebut khusus diberikannya kepada Jokowi lantaran Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia. "Karena Indonesia memiliki 200 juta Muslim, ulama, dan bagi Asia, saya yakin Indonesia sangat penting. Dan saya yakin pada 10 hingga 15 tahun ke depan, perekonomian Indonesia meningkat. Jadi kita tahu materialistis dan agama sangat penting bagi ekonomi kita," ujar dia.

Tan Sri Lee Kim Yew pun juga percaya Alquran merupakan salah satu ajaran yang terbaik bagi manusia. Tak hanya itu, menurut dia, Islam merupakan agama terbaik bagi dunia. "Dan Alquran juga merupakan obat dan vitamin bagi dunia, bukan hanya bagi Muslim, tetapi juga umat manusia," kata dia.

Tan Sri Lee Kim Yew mengaku, yayasannya bahkan memperkenalkan makna Alquran kepada umat manusia. Mereka terus belajar perdamaian, rasa kasih sayang, keadilan dari Islam dan Alquran. "Saya yakin jika non-Muslim dan umat Muslim, kita semua menjadikan Alquran sebagai panduan hidup umat manusia, kita dapat menjadikan dunia lebih baik," ungkapnya.

Ia mengatakan, tak sedikit keyakinan di masa lalu yang menyampaikan pesannya melalui karya seni dan lukisan. Sehingga menarik ketertarikan manusia untuk mempelajari lebih lanjut.

Sementara itu, Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antar Agama dan Peradaban Din Syamsudin menyampaikan, Tan Sri Lee Kim Yew meminta sekelompok Muslimah di Ninxia, Cina untuk mengerjakan sulaman mushaf Alquran itu selama tiga tahun. "Menyampaikan kepada saya, Insya Allah Alquran besar ini ingin dihadiahkan kepada umat Islam se-dunia melalui Raja Saudi Arabia Raja Salman. Lalu saya bujuk beliau, bagaimana kalau hadiah itu diberikan melalui Presiden RI. Indonesia adalah negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia dan beliau sepakat," ujar Din dalam sambutannya.

Dalam satu juz, mushaf Alquran ini dibuat sepanjang 17 meter. Menurut Din, pemberian mushaf Alquran oleh Tan Sri Lee Kim Yew ini pun menjadi pembelajaran bagi umat Islam se-Indonesia bahwa seorang non-Muslim pun bahkan dengan ikhlas menafkahkan hartanya untuk Alquran. "Pesannya umat Islam jangan lupakan Alquran," tambahnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES